gerbang baru nusantara

Dua Wilayah di Jember Butuh Air Bersih

Sejumlah daerah di Jawa Timur sudah mulai mengalami kekeringan panjang. Salah satunya di kabupaten Jember, dimana di wilayah tersebut sejumlah sumur desa maupun sumur warga mengalami kekeringan.

Try Wahyudi
Kamis, 22 Juni 2023
Bagikan img img img img
Anggota komisi D DPRD
Jawa Timur Satib

Surabaya: Sejumlah daerah di Jawa Timur sudah mulai mengalami
kekeringan panjang. Salah satunya di kabupaten Jember, dimana di
wilayah tersebut sejumlah sumur desa maupun sumur warga mengalami
kekeringan.

Pada awal musim kemarau ini, kekeringan melanda ratusan sumur milik
warga di lingkungan Cangkring dan Tegalbatu, Kelurahan/Kecamatan
Patrang. Diperkirakan, jumlah seluruh warga yang terdampak kekeringan
ada sekitar 110 kepala keluarga (KK), akibat sumur warga mulai
mengering.

"Saya minta agar Pemprov segera mungkin mengirimkan bantuan air
bersih untuk warga di wilayah tersebut,"ujar anggota komisi D DPRD
Jawa Timur Satib, kamis (22/6/2023).

Satib mengatakan selama beberapa waktu terakhir ini Jember jarang
hujan. Kalaupun turun hujan, intensitasnya kecil. Ini membuat air tak
sampai meresap ke dalam tanah dan tidak masuk ke sumur warga.
Kekeringan semacam ini juga sempat melanda dua kelurahan pada bulan
Juli 2022.

"Sejak dilanda kekeringan, sebagian warga terpaksa mandi dan mencuci
pakaian di Sungai Rembangan. Sementara, untuk kebutuhan minum dan
memasak, mereka membeli air isi ulang,"jelasnya.

Sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Timur (Jatim) diprediksi akan
mengalami kekeringan pada musim kemarau 2023. Merespons hal ini.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, potensi
kekeringan di Jatim tahun 2023 ini diperkirakan terjadi di 27 kab/kota
yang terdiri dari 221 kecamatan, 844 desa/kelurahan dan 1.617 dusun.
Perinciannya, 500 desa kering kritis, 253 kering langka, dan 91 desa
kering langka terbatas.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu