Komisi D Minta Dishub Jatim Rutinkan Tes Kesehatan Sopir
Komisi D DPRD Jawa Timur meminta Dinas Perhubungan Jatim untuk menggalakkan tes kesehatan para sopir angkutan umum. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang saat menaiki kendaraan umum.
Komisi D DPRD Jawa Timur meminta Dinas Perhubungan Jatim untuk menggalakkan tes kesehatan para sopir angkutan umum. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang saat menaiki kendaraan umum.
Ketua Komisi D DRPD Jatim, dr Agung Mulyono meminta Dishub agar menjamin armada yang berjalan jumlahnya cukup, terminalnya siap memberi pelayanan, dan memberi keselamatan penumpang.
Politisi asal Partai Demokrat itu menjelaskan, untuk memberi kenyamanan kepada penumpang, sopir bus harus rutin mengecek tensi, nadi, nafas, dan gula darahnya. Begitu juga halnya urine dilakukan tes agar bebas dari narkoba dan minuman keras.
"Tenaga medis di setiap terminal juga harus disiagakan. Sehingga penumpang yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan dapat segera dibantu oleh tenaga medis," ujar dr Agung, Jumat 5 April 2024.
Agung menegaskan, Dishub harus memberi tindakan tegas kepada sopir armada bus yang ugal-ugalan. Masyarakat bisa melaporkan langsung ke call center Dishub dengan memfoto, jika sopir membahayakan penumpang.
Agung mengungkapkan untuk memastikan rasa aman bagi pemudik, Komisi D akan melakukan sidak di stasiun, bandara, dan terminal.
"Target kami adalah zero accident dan memastikan masyarakat mudik dengan aman dan nyaman," kata Agung.
Terkait dengan angkutan kendaraan berat, Agung mengatakan bahwa ada aturan khusus selama libur lebaran. Aturan itu sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 menteri dan Polri.
"Sesuai SKB, -5 dan +5 (lebaran), ada aturan-aturan khusus mengenai kendaraan mana yang boleh lewat dan tidak. Kami minta Dishub dan Bina Marga untuk mengawal aturan ini dengan tertib," tuturnya.










