Berprestasi, DPRD Dukung Legalitas dan Kompetisi PSAI Jatim
Komisi E DPRD Jawa Timur mendukung upaya Perkumpulan Sepakbola Amputasi Indonesia (PSAI) Jawa Timur untuk mendapatkan legalitas dan kompetisi pada Desember 2024. Mengingat PSAI ingin mendapatkan pengakuan secara hukum dan di bawah naungan Pemprov Jatim.
Komisi E DPRD Jawa Timur mendukung upaya Perkumpulan Sepakbola Amputasi Indonesia (PSAI) Jawa Timur untuk mendapatkan legalitas dan kompetisi pada Desember 2024. Mengingat PSAI ingin mendapatkan pengakuan secara hukum dan di bawah naungan Pemprov Jatim.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Mathur Husyairi mengatakan, PSAI merupakan organisasai baru yang berdiri pada tahun 2018. Dalam perjalanannya, PSAI menorehkan prestasi di tahun 2022-2023.
Politisi asal Partai Bulan Bintang (PBB) itu membeberkan, di Jatim ada 6 club yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Mathur mengaku saat ini PSAI ingin mendapat pengakuan dari Pemprov, dan selanjutnya dilegalkan.
“Ini layaknya PSSI (Persatuan Sepak Bola Indonesia). Cuma sebelum dituntaskan secara administrasi mereka ingin menggelar kompetesi di bulan Desember meminta support kita,” ungkapnya.
Politisi asal dari dapil Madura itu menegaskan bahwa dewan sangat mendukung upaya PSAI Jatim, terutama kompetisi di Bulan Desember. Mengingat hal itu merupakan bagian dari pemberdayaan para disabilitas.
Komisi E meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk mendukung kegiatan mereka. Maka dalam PAK APBD 2024 akan dibahas bersama OPD.
“Kita bisa support kegiatan mereka. Bukan hanya meramaikan kegiatan mereka kompetisi ini kemudian dibiarkan. Pemprov harus perhatikan betul sampai mereka bisa seluruh Jatim kalau bisa membentuk kepengurusan layaknya PSSI,” pungkasnya.










