gerbang baru nusantara

Wakil Ketua DPRD Jatim Minta Masyarakat Aktif Awasi SPMB SMA/SMK 2025

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK yang dimulai pada 19 Mei hingga 3 Juli 2025.

Gegeh Bagus S
Minggu, 01 Juni 2025
Bagikan img img img img
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK yang dimulai pada 19 Mei hingga 3 Juli 2025.

Ia menyatakan, pengawasan akan diperluas dan diperdalam demi mencegah praktik-praktik curang seperti pungli dan jual beli kursi yang kerap terjadi setiap tahun.

Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah juga telah dilakukan sejak tahap awal. DPRD Jatim, melalui Komisi E, disebut telah menggelar beberapa rapat kerja guna memastikan kesiapan teknis dan administratif SPMB di seluruh sekolah negeri di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jatim.

“Kami DPRD Jatim akan terus melakukan pengawasan kembali, karena tiap tahun masih ada ditemui beberapa kendala dan masalah,” ujar Deni Wicaksono usai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila di Surabaya, Minggu (1/6/2025).

Menurut Deni, pelaksanaan SPMB yang adil dan transparan hanya bisa tercapai apabila ada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak dapat diserahkan hanya kepada legislatif dan pemerintah daerah saja.

“Di Komisi E DPRD Jatim sudah beberapa kali melakukan rapat kerja untuk menanyakan dan koordinasi bagaimana persiapan Dinas Pendidikan dan seluruh SMA/SMK Negeri dan SLB di bawah ampuan provinsi Jatim,” tambahnya.

Hingga saat ini, belum ditemukan laporan kecurangan dalam pelaksanaan SPMB. Namun, Deni tetap mendorong peningkatan pengawasan di semua lini dan mengajak publik untuk ikut serta menjaga integritas proses penerimaan siswa baru.

“Kami sangat terbuka untuk masyarakat Jatim bisa melakukan pengawasan bersama atau yang mengalami sendiri masalah terkait penerimaan siswa baru, bisa lapor ke kami,” katanya.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, DPRD Jatim berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat menjadi momentum memperbaiki sistem penerimaan siswa secara menyeluruh. “Ini demi pendidikan yang lebih adil dan berkualitas di Jawa Timur,” tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu