gerbang baru nusantara

Reses Wakil Ketua DPRD Jatim Hidayat, masyarakat minta ada Trans Jatim sampai Jombang

Keberadaan Trans Jatim ternyata juga menarik perhatian masyarakat khususnya masyarakat yang belum bisa menikmati keberadaan angkutan massal Trans Jatim tersebut. Seperti yang disampaikan masyarakat dalam reses serap aspirasi yang digekar Wakil Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) Hidayat.

Ari Setiabudi
Senin, 30 Juni 2025
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mojokerto-Jombang, Hidayat

Keberadaan Trans Jatim ternyata juga menarik perhatian masyarakat khususnya masyarakat yang belum bisa menikmati keberadaan angkutan massal Trans Jatim tersebut. Seperti yang disampaikan masyarakat dalam reses serap aspirasi yang digekar Wakil Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) Hidayat.

Dalam reses yang digelar di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Minggu (29/06/25), masyarakat menyampaikan perlunya ada moda transportasi massa seperti Trans Jatim untuk wilayah Jombang.

"Ya kita juga ingin Jobang ini bisa dilayani trans Jatim juga. Katanya murah dan nyaman. Posisi Jombang juga perlu untuk di lalui Trans Jatim. Jangan hanya berhenti di Mojokerto saja pak. Lanjutkan samlai Jombang juga," ujar salah satu warga.

Menanggapi hal itu, Hidayat mengatakam cukup memahami usulan tersebut. Dan usulan itu dinilanya pas penambahan koridor Trans Jatim sampai Jombang. Pasalnya wilayah Jombang memiliki banyak destinasi wisata, baik religi maupun alam. 

“Ada makam Gus Dur yang menjadi destinasi wisata religi dengan kunjungan luar biasa dari berbagai penjuru Jawa Timur. Selain itu, Wonosalam juga punya magnet besar dengan produk susu, durian, dan panorama alam yang ramai saat libur panjang,” jelasnya.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim itu menambahkan, akses transportasi massal yang terjangkau akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal, terutama jika bisa menjangkau kawasan wisata Wonosalam. 

“Kalau bisa dijangkau Trans Jatim, akan berdampak pada ekonomi warga. Ini juga membantu masyarakat kelas menengah ke bawah,” ucapnya.

"Saya akan memperjuangkan pembukaan koridor baru Trans Jatim dari Mojokerto menuju Jombang. Saya yakin kehadiran transportasi tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor wisata," lanjutnya mempertegas.

Selain soal transportasi, warga juga mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah pada lembaga pendidikan berbasis agama, seperti MI, MTs, dan MA. 

Politisi yang terpilih sebagai legislatif di DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mojokerto-Jombang ini mengakui, kondisi fisik banyak sekolah tersebut masih memprihatinkan karena keterbatasan anggaran.

“Harus diakui sekolah-sekolah berbasis agama masih kekurangan perhatian, terutama soal pendanaan. Ini penting sesuai arahan Presiden agar pendidikan bisa menjangkau semua lapisan masyarakat,” katanya. 

"Apalagi pesantren, pendidikan agama, punya peran yang penting ke depan anak-anak kita menuju Indonesia emas, bagaimana punya landasan pengetahuan dan agama yang kuat,” lanjutnya.

Hidayat berhara ke depan ada peningkatan anggaran untuk meningkatkan mutu sarana pendidikan keagamaan. 

"Di jatim sendiri, hari ini memang sudah ada perhatian dari Biro Kesra untuk menjangkau sekolah-sekolah keagamaan, tapi jumlahnya sangat kecil. Ini juga  harus ditopang dan disokong oleh pemerintah pusat agar Kementerian Agama bisa lebih berdaya lagi untuk menguatkan lembaga-lembaga keagamaan di Jawa Timur," jelasnya.

“Ingat kita menuju Indonesia Emas 2045 harus punya fondasi pengetahuan dan agama yang kuat. Sehingga pendidikan di bawah naungan kementan agama juga harus di perhatikan sama,” lanjutnya mempertegas.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu