PKB Sindir Survei Republik Institute
Hasil survei partai politik yang dilakukan Republik Institute mendapat reaksi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur.
Hasil survei partai politik yang dilakukan Republik Institute mendapat reaksi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur. Maklum parpol pemenang pemilu 2024 ini, dalam survei Elektabilitas Partai Politik & Tingkat Kepuasan Publik dan Kinerja DPR RI & DPRD Jawa Timur, dianggap akan tergerus.
Dua partai besar yakni PKB dan PDIP mengalami penurunan elektabilitas yang cukup signifikan. PKB, yang sebelumnya menjadi partai dominan di basis Nahdliyin Jawa Timur, mulai kehilangan daya tarik pasca kekalahan beberapa kadernya dalam Pilkada 2024 dan fragmentasi suara pesantren. Elektabilitas PKB kini berada di angka 16,5%, sedikit di bawah Gerindra. PDIP juga mengalami kemunduran elektoral ke angka 14,6%, terutama akibat pengaruh politik nasional pasca Pemilu Presiden serta kekecewaan sebagian konstituen terhadap kinerja elite partai dan kegagalan memenangkan banyak kontestasi kepala daerah.
Bendahara DPW PKB Jawa Timur, Fauzan Zuadi menegaskan dalam survei Republik Institute nampak kaget.
“Baru juga kemarin pemilu diselenggarakan. Sudah muncul aja hasil survei,” kata Fauzan Fuadi.
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur ini, mengumpamakan dalam strategi politik di tanah air, harus mampu mengatur strategi.
“Ini kan lari maraton, wong pemilu yang akan datang masih lama kan?” tandas Fauzan.
Mantan ketua PMII Kota Malang ini, menegaskan stategi dan komunikasi politik diperlukan. Sejauh ini, PKB juga sangat intens komunikasi dengan konstituen dan rakyat di daerah pilihan.
“Jadi pandai-pandai atur nafaslah kita,” ujar Fauzan mengumakan stategi politik tanah air.
Dalam survei sejumlah parpol mengungguli PKB dan PDIP. Republik Institute menempatkan elektabilitas Partai Gerindra di Jawa Timur terus menunjukkan tren positif. Dalam survei terbaru, Gerindra menempati posisi teratas dengan angka 17,7%, mengungguli PKB (16,5%) dan PDIP (14,6%).
Hasil ini menjadi kejutan politik mengingat pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, Gerindra hanya menempati peringkat ketiga di provinsi ini.
Mendapat survei seperti itu, Fauzan mewakili PKB Jawa Timur menyampaikan terimakasih. “Kalau menurut temuan mas Sufi (Dr. Sufyanto) Peneliti Utama The Republic Institute dan Alumni Doktor FISIP Unair Surabaya seperti itu, tentu akan menjadi evaluasi sekaligus pelecut kader-kader PKB untuk lari lebih kencang lagi,” tutup Fauzan.










