DPRD Jatim: Budaya dan Pariwisata Malang Bisa Jadi Arah Tumbuh Ekonomi Rakyat
Kota Malang kembali menunjukkan kekayaan budaya dan potensi pariwisatanya melalui gelaran Pasar Legenda Stadsklok Kajoetangan (PALESKA) 2025 yang berlangsung di pelataran Hotel Trio Indah 2, Jumat (12/9/2025).
Kota Malang kembali menunjukkan kekayaan budaya dan potensi pariwisatanya melalui gelaran Pasar Legenda Stadsklok Kajoetangan (PALESKA) 2025 yang berlangsung di pelataran Hotel Trio Indah 2, Jumat (12/9/2025). Acara ini dikemas dengan tajuk “Stadsklok Kajoetangan sebagai Titik Tenger Peradaban” dan menghadirkan dialog publik yang melibatkan tokoh serta masyarakat.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, menyampaikan bahwa Malang memiliki keunggulan besar di bidang pendidikan dan pariwisata yang dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah.
“Malang sebagai pusat pendidikan dan wisata sudah seharusnya menjadi centre of excellence Jawa Timur dan Indonesia,” ujar Dr. Puguh.
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi Malang
Dalam kesempatan itu, Dr. Puguh menekankan pentingnya kolaborasi strategis antar elemen masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk menjadikan Malang sebagai arah tumbuh ekonomi rakyat.
“Kolaborasi strategis antar elemen di Kota Malang menjadi penting karena akan menjadi arah tumbuh bagi kemajuan perekonomian daerah,” tegasnya dalam diskusi terbuka di tengah pasar rakyat.
Malang, Kota Pendidikan dan Pariwisata
Dengan lebih dari 300 ribu mahasiswa yang menimba ilmu di sekitar 80 kampus di Malang, ditambah dengan daya tarik wisata alam, budaya, serta sejarah, Malang memiliki modal besar untuk dikembangkan.
“Stadsklok Kajoetangan adalah simbol keunggulan Malang yang dikelilingi sumber daya alam dan manusia luar biasa. Ada potensi SDM, pariwisata pegunungan hingga pantai selatan, pertanian, perkebunan, dan industri. Sudah selayaknya pemerintah menjadikan ini konsentrasi pembangunan,” papar Dr. Puguh, yang juga putra asli Malang.
Apresiasi untuk PALESKA 2025
Di akhir sambutannya, Dr. Puguh memberikan apresiasi kepada panitia PALESKA yang telah menghadirkan acara bernuansa budaya sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat.
“Mengapresiasi upaya panitia PALESKA yang menggelar acara ini, sebagai wujud komitmen kita bersama menjaga warisan budaya Malang dan kekayaan bangsa,” tutupnya.










