gerbang baru nusantara

Terima Kunjungan BLM FISIP Unair, DPRD Jatim Buka-Bukaan Kinerja Wakil Rakyat

DPRD Jawa Timur menerima kunjungan BLM FISIP Unair. Anggota DPRD Jatim, Dr. Freddy Poernomo, memaparkan fungsi legislatif, perjalanan demokrasi Indonesia, serta menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga demokrasi dan kualitas pemerintahan.

Rahmat Hidayat
Kamis, 23 Oktober 2025
Bagikan img img img img
Dr. Freddy Poernomo, S.H., M.Hum. berdialog dengan mahasiswa BLM FISIP Unair dalam kunjungan ke DPRD Jawa Timur.

DPRD Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair). Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh anggota DPRD Jatim, Dr. Freddy Poernomo, S.H., M.Hum., di Ruang Sidang Paripurna DPRD Jatim.


 

Freddy Poernomo Paparkan Fungsi DPRD

Dalam paparannya, Freddy menjelaskan bahwa DPRD Jatim memiliki 120 anggota dewan yang menjalankan tiga fungsi utama, yakni legislasi, budgeting, dan pengawasan.

“DPRD adalah representasi dari tugas kenegaraan. Pascakemerdekaan, kita baru memiliki Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1945 tentang Pemerintahan sebagai dasar pembentukan perangkat negara,” ujar Freddy di hadapan sekitar 50 mahasiswa FISIP Unair.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, sistem pemerintahan Indonesia berkembang melalui proses panjang hingga akhirnya menetapkan sistem presidensial.
“Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak memilih sistem monarki karena tidak berjalan demokratis dan cenderung monoton. NKRI dibangun atas dasar demokrasi — pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” jelasnya.


 

Perjalanan Demokrasi dan Peran DPRD

Freddy juga memaparkan perjalanan demokrasi Indonesia dari masa Orde Baru hingga era Reformasi.

“Pada masa Orde Baru, pembangunan sangat terkendali meski terjadi sejumlah kebocoran yang memunculkan protes rakyat hingga Presiden Soeharto mundur pada 21 Mei 1998. Itu menjadi titik awal reformasi dan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali,” terang Freddy.

Perubahan tersebut, lanjutnya, menjadi upaya mempercepat pembangunan melalui mekanisme demokratis. Dalam konteks ini, Freddy menyatakan dukungannya agar pemilihan kepala daerah dilakukan melalui parlemen, bukan secara langsung.

“Pasca-reformasi, kita perlu memperbaiki kualitas SDM agar tidak terjadi pelanggaran yang merugikan negara,” tegasnya.

Freddy juga menambahkan, peran DPRD sebagai penyelenggara negara mencakup penugasan dalam konteks regulasi bersama eksekutif. “Usulan rancangan peraturan daerah (raperda) dapat diajukan oleh legislatif maupun eksekutif, kemudian dibahas dan disepakati bersama dalam keputusan,” jelasnya.

(Baca Selengkapnya: Upaya DPRD Jatim memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan terhadap kebijakan daerah dalam konteks mahasiswa dan publik politik muda)


 

Generasi Muda Penentu Masa Depan

Menutup sesi audiensi, Freddy berpesan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. “Mahasiswa harus berani berpendapat dan memahami bagaimana sistem pemerintahan berjalan secara konstitusional,” katanya.

Ketua BLM FISIP Unair, Muhammad Irham Arrasyid, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa tentang cara DPRD menjalankan fungsi representatifnya.

“Melalui kunjungan ini kami dapat melihat bagaimana wakil rakyat menjalankan aspirasi masyarakat secara nyata di DPRD Jatim,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu