gerbang baru nusantara

Nur Faizin Gandeng Bank Jatim Perkuat Akses Permodalan UMKM Sumenep

Nur Faizin menggandeng Bank Jatim dalam reses untuk memperkuat akses permodalan dan literasi keuangan UMKM Sumenep. Peserta antusias mengikuti pemaparan pembiayaan usaha.

Totok Toriq
Selasa, 18 November 2025
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jatim Nur Faizin saat berdialog dengan pelaku UMKM dalam kegiatan reses di Sumenep (18/11/2025).

SUMENEP — Anggota DPRD Jawa Timur asal Sumenep, Nur Faizin, menggelar kegiatan reses dengan menghadirkan Bank Jatim Cabang Sumenep sebagai narasumber. Kehadiran Bank Jatim dipilih karena lembaga tersebut merupakan mitra strategis Komisi C DPRD Jatim, terutama dalam penguatan UMKM dan peningkatan literasi keuangan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Sinergi antara UMKM dan perbankan ini selaras dengan fokus DPRD Jatim yang mendorong peningkatan kapasitas usaha kecil, sebagaimana langkah serupa yang pernah dilakukan di Surabaya melalui fasilitasi legalitas usaha.

(Baca Selengkapnya: Fasilitasi penguatan UMKM oleh Lilik Hendarwati melalui legalitas usaha untuk peningkatan skala bisnis)


 

Bank Jatim Paparkan Skema Pembiayaan dan Literasi Keuangan

Kegiatan yang digelar pada Selasa, 18/11/2025, tersebut dihadiri puluhan pelaku UMKM, kader muda, dan perwakilan komunitas ekonomi kerakyatan. Dalam sesi pemaparan, Bank Jatim menjelaskan sejumlah hal penting, antara lain:

  • akses permodalan dan jenis pembiayaan;

  • pengelolaan administrasi keuangan usaha;

  • program perbankan yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan kapasitas bisnis.

Model kolaborasi ini relevan dengan peran Bank Jatim sebagai bank pembangunan daerah yang sebelumnya juga mendapat perhatian DPRD Jatim dalam penguatan permodalannya.

(Baca Selengkapnya: Sikap DPRD Jatim mengenai penguatan struktur perbankan daerah lewat tambahan modal)


 

UMKM Sumenep Perlu Akses Permodalan Lebih Mudah

Dalam sambutannya, Nur Faizin menyebut UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat dan memerlukan dukungan berkelanjutan, terutama terkait akses permodalan dan pembinaan administrasi finansial.

“Banyak pelaku UMKM di Sumenep yang memiliki potensi besar, tetapi terkendala permodalan dan pemahaman administrasi finansial. Karena itu, kami menghadirkan Bank Jatim agar masyarakat mendapat pemahaman langsung mengenai mekanisme pembiayaan yang aman dan terpercaya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi Komisi C DPRD Jatim dengan perbankan perlu diperkuat untuk memastikan UMKM mampu meningkatkan daya saing.

Upaya memperluas akses keuangan masyarakat juga sejalan dengan program OJK dan DPRD Jatim untuk pemberdayaan ekonomi tingkat desa.

(Baca Selengkapnya: Penguatan akses keuangan desa melalui sinergi OJK dan DPRD Jatim)


 

Antusiasme Peserta dan Komitmen Bank Jatim

Perwakilan Bank Jatim Sumenep, Diki, mengapresiasi langkah Nur Faizin yang menghadirkan lembaga perbankan langsung dalam reses.

“Kami siap menjadi mitra UMKM. Melalui edukasi ini, kami berharap pelaku usaha dapat memahami alur pembiayaan, mengelola laporan keuangan, dan memperluas usaha secara sehat,” ujarnya.

Peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi, terutama mengenai strategi pengembangan usaha dan solusi permodalan. Banyak peserta menilai kegiatan ini sangat membantu karena memberikan jawaban langsung atas kebutuhan pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha mereka.


 

Dorongan Kemandirian dan Daya Saing UMKM Sumenep

Nur Faizin berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kemandirian pelaku UMKM di Sumenep, sehingga mereka mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin UMKM Sumenep semakin mandiri, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu