Pembangunan GSW Bakal Tembus Jatim, Sri Wahyuni: Inilah Manfaatnya
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni mendukung rencana pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jatim. Proyek ini dinilai mampu melindungi kawasan pesisir, aset ekonomi strategis, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Proyek GSW Direncanakan Dibangun di Tuban, Lamongan, dan Gresik
SURABAYA – Tiga daerah di Jawa Timur bakal menjadi lokasi pembangunan proyek Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa lintas Pantai Utara (Pantura). Ketiga daerah tersebut meliputi Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengatakan rencana pembangunan Giant Sea Wall oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya warga di kawasan pesisir.
Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, proyek strategis nasional itu diproyeksikan mampu memberikan perlindungan jangka panjang terhadap ancaman lingkungan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di wilayah Pantura.
“Tanggul tersebut nantinya melindungi aset ekonomi strategis di kawasan Pantura seperti pabrik, kawasan industri, rel kereta api, dan pelabuhan yang nilainya di Pulau Jawa mencapai ribuan triliun rupiah,” ujar Sri Wahyuni, Sabtu (17/05/2026).
Dinilai Mampu Tekan Kemiskinan dan Serap Tenaga Kerja
Sri Wahyuni menilai keberadaan tanggul laut raksasa itu juga dapat membantu menurunkan angka kemiskinan karena pusat-pusat ekonomi pesisir tetap dapat beroperasi di tengah ancaman perubahan iklim dan banjir rob.
Selain itu, proyek pembangunan Giant Sea Wall disebut berpotensi membuka lapangan kerja baru dalam jumlah besar selama masa konstruksi maupun pengembangan kawasan penyangga di sekitar tanggul laut.
“Pembangunan ini juga berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar selama masa konstruksi dan pengembangan wilayah di sekitar tanggul,” terangnya.
Perlindungan Pesisir dan Ekosistem Laut Jadi Fokus
Pembangunan Giant Sea Wall di kawasan Pantai Utara Jawa Timur diproyeksikan memberikan manfaat utama berupa perlindungan kawasan pesisir dari abrasi serta mengurangi banjir rob yang selama ini kerap merendam permukiman nelayan.
Selain itu, keberadaan tanggul laut raksasa tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif bagi nelayan tradisional.
Baca Selengkapnya:
-
Abdul Halim Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur jelaskan manfaat pencegahan abrasi dari Proyek Giant Sea Walll (GSW) yang akan menyentuh Provinsi Jawa Timur
-
Mughni Komisi B DPRD Jawa Timur menyoroti kerusakan ekosistem laut yang berdampak pada kerugian nelayan di berbagai wilayah pesisir Jawa Timur
-
Nafif Komisi B DPRD Jawa Timur mendorong penguatan sektor perikanan dan peningkatan konsumsi protein masyarakat melalui optimalisasi potensi kelautan daerah










