gerbang baru nusantara

DPRD Jatim Dukung Efisiensi BBM Lewat Optimalisasi Transportasi Publik

Komisi E DPRD Jawa Timur mendukung langkah efisiensi energi melalui optimalisasi transportasi publik terintegrasi guna mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatkan pelayanan publik.

Anik Hasanah
Selasa, 12 Mei 2026
Bagikan img img img img
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mendukung optimalisasi transportasi publik terintegrasi sebagai langkah efisiensi energi dan pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM)

Transportasi Publik Dinilai Jadi Solusi Efisiensi BBM

SURABAYA — Komisi E DPRD Jawa Timur mendukung upaya pemerintah dalam melakukan efisiensi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), melalui optimalisasi transportasi publik yang terintegrasi.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menjelaskan bahwa pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dapat membantu menekan konsumsi BBM sekaligus mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.

“Kalau kita ingin melakukan efisiensi, salah satunya melalui transportasi publik. Hal itu bukan hanya menjadi bentuk efisiensi bahan bakar, tetapi juga menjadi perwujudan sebagai negara maju,” kata Cahyo, Jumat (03/04/2026).

Menurutnya, negara-negara maju umumnya mengandalkan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat sehingga ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat ditekan.

Surabaya Dinilai Mulai Tunjukkan Kemajuan Transportasi Publik

Cahyo menilai sistem transportasi publik di negara maju lebih mengutamakan integrasi antarmoda dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi sebagai sarana mobilitas utama.

Ia menyebut Kota Surabaya mulai menunjukkan perkembangan positif dalam pengembangan transportasi publik yang semakin terintegrasi dan mampu melayani kebutuhan masyarakat perkotaan.

“Di Surabaya, kita sudah memiliki cukup banyak transportasi publik yang mulai berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Selengkapnya:

Penggunaan Sepeda Jadi Alternatif Penghematan Energi

Selain pengembangan transportasi publik, Cahyo mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang menerapkan kebijakan penggunaan sepeda untuk aktivitas kerja sebagai bagian dari upaya penghematan energi.

“Di beberapa daerah ada yang menggunakan sepeda kayuh dan sebagainya. Saya rasa itu merupakan salah satu cara untuk melakukan penghematan energi,” ucapnya.

Langkah tersebut dinilai mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun budaya transportasi yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan sehat.

Efisiensi Energi Tidak Harus Mengandalkan WFH

Menurut Cahyo, kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah bukan satu-satunya pilihan dalam upaya menghemat energi.

Ia menilai masih banyak alternatif kebijakan yang dapat diterapkan pemerintah tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Kalau hanya mengandalkan WFH dengan menambah harinya, tentu dapat mengurangi optimalisasi pelayanan publik dan hal ini harus diperhatikan dengan baik,” katanya.

Karena itu, kebijakan efisiensi energi harus dirancang secara seimbang agar tujuan penghematan dapat tercapai tanpa mengganggu kinerja pelayanan publik.

DPRD Jatim Dorong Ketahanan Energi dan Pelayanan Publik Tetap Optimal

DPRD Jawa Timur mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem transportasi publik, meningkatkan efisiensi energi, serta menjaga kualitas pelayanan publik di tengah upaya penghematan energi nasional.

Menurut DPRD Jatim, efisiensi penggunaan BBM tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran dan energi, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu