gerbang baru nusantara

Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Payangan, Khusnul Khuluk DPRD Jatim Minta Keselamatan Pantai Diperketat

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil V Lumajang-Jember Khusnul Khuluk meminta pengelola wisata pantai memperketat pengawasan dan meningkatkan standar keselamatan setelah insiden wisatawan terseret ombak di Pantai Seruni Payangan, Kabupaten Jember.

Yuli Iksanti
Jumat, 05 Juni 2026
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil V Khusnul Khuluk minta peningkatan pengawasan dan standar keselamatan di destinasi wisata pantai usai insiden wisatawan terseret ombak di Pantai Seruni Payangan, Kabupaten Jember.

DPRD Jatim Soroti Tragedi Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Payangan

SURABAYA – Tragedi meninggalnya seorang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Seruni Payangan, Kabupaten Jember, mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jember–Lumajang, Khusnul Khuluk.

Ia meminta pengelola destinasi wisata pantai meningkatkan pengawasan dan sistem keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Sebagaimana diketahui, Tim SAR gabungan menemukan satu dari dua wisatawan yang sebelumnya terseret ombak di Pantai Seruni Payangan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (01/06/2026).

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan wisatawan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki karakteristik ombak besar dan arus laut yang kuat.

Khusnul Khuluk menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengunjung yang berwisata di kawasan pantai.

“Yang pertama, para pengunjung harus mengikuti aturan yang ada. Jangan sampai terlalu mendekati ombak hanya karena ingin mendapatkan konten atau foto yang menarik. Jangan sampai mengejar konten, tetapi justru kehilangan nyawa,” ujarnya.

Wisatawan Diminta Patuhi Rambu dan Arahan Petugas

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menilai masih banyak wisatawan yang kurang memahami risiko gelombang tinggi di kawasan pantai selatan Jawa Timur.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan serta arahan petugas di lokasi wisata.

Imbauan kewaspadaan terhadap kawasan wisata yang memiliki tingkat risiko tertentu juga pernah disampaikan DPRD Jawa Timur dalam berbagai kesempatan.

Baca Selengkapnya: DPRD Jatim mengimbau wisatawan meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke destinasi wisata yang berada di kawasan rawan bencana di wilayah Dapil Jatim IX

Menurut Khusnul, keselamatan pengunjung harus menjadi bagian utama dari tata kelola destinasi wisata, terutama di kawasan pantai yang memiliki potensi bahaya alam cukup tinggi.

Pengelola Wisata Diminta Tingkatkan Profesionalisme dan Mitigasi Risiko

Selain mengingatkan wisatawan, Khusnul Khuluk juga meminta pengelola wisata dan instansi terkait meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan kawasan pantai, terutama yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Menurutnya, keberadaan petugas keselamatan yang siaga di titik-titik rawan menjadi kebutuhan penting untuk mengurangi risiko kecelakaan wisata.

“Pengelola wisata harus lebih profesional. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang. Harus ada petugas yang standby untuk terus mengingatkan pengunjung, baik melalui pengeras suara maupun secara langsung di lapangan,” katanya.

Ia juga mendorong pemasangan papan peringatan yang lebih jelas dan mudah terlihat oleh pengunjung.

Menurutnya, informasi mengenai bahaya ombak, area terlarang untuk berenang, serta titik rawan kecelakaan harus dipasang secara memadai di sepanjang kawasan wisata pantai.

“Peringatan-peringatan keselamatan harus diperbanyak, baik berupa papan informasi maupun pengumuman berkala agar wisatawan benar-benar memahami risiko yang ada,” tambahnya.

Baca Selengkapnya:

Khusnul berharap tragedi di Pantai Payangan menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pengelola wisata pantai di Jawa Timur untuk memperkuat standar keselamatan pengunjung.

“Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas. Dengan pengawasan yang baik dan kesadaran pengunjung untuk mematuhi aturan, kejadian serupa dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu