gerbang baru nusantara

Jamkrida Jatim Siap Topang MBG dan KDMP, Siapkan Ekspansi dengan Tambahan Modal Rp100 Miliar

PT Jamkrida Jatim menyatakan siap mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui skema penjaminan kredit. Tambahan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas penjaminan sektor produktif dan memperluas akses pembiayaan UMKM di Jawa Timur.

Gegeh Bagus S
Selasa, 30 Juni 2026
Bagikan img img img img
Direktur Utama PT Jamkrida Jatim, Untung Heri Sukariyanto, memaparkan strategi penguatan penjaminan kredit untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan sektor produktif di Jawa Timur.

SURABAYA — PT Jamkrida Jatim menegaskan komitmennya mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), melalui skema penjaminan kredit. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Diskusi Publik Pokja Wartawan Indrapura bertema "Memperkuat Kolaborasi BUMD Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan UMKM Jawa Timur" yang digelar di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Jawa Timur, Selasa (30/06/2026).

Jamkrida Jatim Siap Menjamin Program MBG dan KDMP

Direktur Utama PT Jamkrida Jatim, Untung Heri Sukariyanto, mengatakan pihaknya telah merealisasikan penjaminan pembiayaan bagi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang memperoleh fasilitas kredit dari perbankan.

"Program-program pemerintah pusat seperti MBG dan KDMP tentu kami sangat siap menjamin. Tidak hanya program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tetapi juga program pemerintah pusat," ujarnya.

Menurut Untung, penjaminan pembiayaan Program MBG telah berjalan melalui kerja sama dengan Bank Jatim dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Salah satu realisasi penjaminan dilakukan bersama BPR Jombang.

"Terkait MBG, kami sudah melakukan beberapa penjaminan pelaksanaan program melalui BPR maupun Bank Jatim. SPPG yang mengambil kredit sudah kami jamin. Di BPR Jombang sudah terealisasi," ungkapnya.

Sementara itu, untuk mendukung pembentukan KDMP, PT Jamkrida Jatim masih menunggu petunjuk teknis pemerintah pusat mengenai pola penjaminan yang akan diterapkan.

Menurut Untung, skema pembiayaan KDMP direncanakan melibatkan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sedangkan sumber pengembaliannya direncanakan berasal dari Dana Desa.

"Untuk KDMP kami masih menunggu skema dari pemerintah pusat. Informasi sementara, pembiayaan berasal dari Himbara dan yang akan dipertanggungjawabkan berasal dari Dana Desa," jelasnya.

Baca Selengkapnya:

Tambahan Modal Tingkatkan Kapasitas Penjaminan

Dalam kesempatan tersebut, Untung juga memaparkan rencana pemanfaatan tambahan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar. Dana tersebut akan difokuskan untuk meningkatkan kapasitas penjaminan kredit pada sektor-sektor unggulan yang menjadi penopang perekonomian Jawa Timur.

Alokasi terbesar direncanakan untuk sektor pertanian dan industri pengolahan dengan porsi masing-masing sekitar 35 persen. Sektor perkebunan memperoleh alokasi sekitar 15 persen, sedangkan perdagangan dan jasa sekitar 10 persen.

"Sektor-sektor itu merupakan unggulan Jawa Timur. Dengan tambahan penyertaan modal ini, kapasitas penjaminan kami akan semakin besar sehingga lebih banyak pelaku usaha yang bisa memperoleh akses pembiayaan," katanya.

Perluas Sinergi dengan Perbankan

Untuk memperluas layanan, PT Jamkrida Jatim terus memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga keuangan. Saat ini perusahaan telah bekerja sama dengan 25 BPR milik pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur, antara lain BPR Sumenep, BPR Delta Arta Sidoarjo, dan BPR Anjuk Ladang Nganjuk. Selain itu, PT Jamkrida Jatim juga bermitra dengan sejumlah BPR swasta.

Ekspansi bisnis juga dilakukan melalui kemitraan dengan perbankan nasional. PT Jamkrida Jatim telah menjalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk layanan produk Bank Garansi. Sementara itu, kerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk masih berada dalam tahap penyelarasan data sebelum diimplementasikan.

"Kami terus memperluas kolaborasi agar semakin banyak sektor usaha yang dapat memperoleh jaminan pembiayaan. Harapannya, peran Jamkrida Jatim semakin besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menyukseskan program-program strategis pemerintah," pungkas Untung.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu