Rawan Gagal Panen Disaat Cuaca Tak Menentu, Petani Tembakau di Malang Butuh Bantuan Pemerintah
DPRD Jawa Timur meminta pemerintah segera membantu petani tembakau di Kabupaten Malang yang terancam gagal panen akibat cuaca ekstrem. Dewanti Rumpoko mendorong pemberian bantuan pupuk, dukungan pemasaran, serta kebijakan yang melindungi keberlanjutan usaha petani.
DPRD Jatim Minta Pemerintah Segera Intervensi
SURABAYA — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, meminta pemerintah segera melakukan intervensi untuk membantu petani tembakau di Kabupaten Malang yang terancam mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Menurut Dewanti, perubahan pola cuaca dalam beberapa waktu terakhir telah meningkatkan risiko penurunan produksi tembakau sehingga diperlukan langkah cepat dari pemerintah untuk melindungi keberlangsungan usaha para petani.
"Cuaca ekstrem yang tidak menentu membuat ancaman gagal panen semakin nyata," ujar mantan Wali Kota Batu tersebut, Sabtu (27/06/2026).
Luas Tanam Menurun, Petani Mulai Mengalami Gagal Panen
Dewanti mengungkapkan, luas lahan tembakau yang ditanami di Kabupaten Malang saat ini hanya sekitar 700 hektare. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 820–855 hektare.
Selain penurunan luas tanam, pihaknya juga menerima laporan bahwa sedikitnya 10 petani tembakau di Kabupaten Malang telah mengalami gagal panen akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
"Dari laporan yang kami terima, ada sekitar 10 petani tembakau di Kabupaten Malang yang mengalami gagal panen. Kondisi ini harus segera mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah," ungkapnya.
Baca Selengkapnya: DPRD Jawa Timur juga mendorong perlindungan terhadap petani dan nelayan dari dampak pelemahan nilai tukar rupiah agar sektor pertanian tetap terjaga
Bantuan Pupuk dan Pemasaran Dinilai Mendesak
Menurut Dewanti, pemerintah perlu memberikan dukungan konkret, mulai dari bantuan pupuk hingga pendampingan pemasaran hasil panen tembakau agar petani tidak semakin terbebani.
Ia menilai harga pupuk yang terus meningkat menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi petani sehingga membutuhkan intervensi pemerintah.
"Pupuk sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tembakau. Saat ini harga pupuk juga semakin mahal sehingga pemerintah perlu hadir memberikan bantuan kepada petani," katanya.
Selain bantuan sarana produksi, Dewanti juga mendorong pemerintah membantu memperluas akses pemasaran tembakau hasil panen petani agar nilai jualnya tetap terjaga.
Baca Selengkapnya:
-
DPRD Jawa Timur mengusulkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura sebagai upaya memperkuat industri tembakau dan meningkatkan kesejahteraan petani
-
DPRD Jawa Timur mendukung pengembangan KEK Tembakau Madura sebagai strategi meningkatkan nilai tambah komoditas tembakau dan kesejahteraan petani
Petani Berharap Dukungan Pemerintah
Diketahui, cuaca yang tidak menentu membuat petani tembakau di Kabupaten Malang semakin resah. Mereka khawatir produktivitas menurun sehingga membutuhkan dukungan pemerintah, terutama melalui bantuan pupuk bersubsidi dan kebijakan yang mampu menjaga keberlangsungan usaha pertanian tembakau.










