Agus Cah DPRD Jatim Usulkan Perda untuk Perkuat Ketahanan Keluarga
Agus Cah DPRD Jatim mendorong penyusunan Perda Ketahanan Keluarga sebagai landasan pembinaan keluarga melalui program parenting, konseling, dan penguatan nilai keluarga.
Agus Cah DPRD Jatim Usulkan Perda untuk Perkuat Ketahanan Keluarga
SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Agus Cahyono, menilai regulasi tersebut diperlukan sebagai landasan hukum untuk memperkuat pembinaan keluarga di Jawa Timur.
Menurut Agus, regulasi tersebut diperlukan agar pemerintah memiliki pijakan yang jelas dalam menyusun berbagai program penguatan keluarga, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat secara umum. Dengan adanya regulasi, pembinaan keluarga diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Beberapa daerah sudah memiliki Perda Ketahanan Keluarga. Saya kira Jawa Timur juga perlu memiliki regulasi serupa agar ada pijakan hukum yang jelas bagi pemerintah dalam menyusun program pembinaan keluarga, termasuk bagi ASN,” ujar Agus, Sabtu (11/07/2026).
DPRD Jatim Dorong Program Pembinaan Keluarga
Selain mendorong pembentukan Perda, Agus menilai penguatan ketahanan keluarga perlu diwujudkan melalui berbagai program. Di antaranya seminar parenting, konseling keluarga, hingga kegiatan pembinaan yang melibatkan pasangan suami istri agar persoalan rumah tangga dapat dicegah sejak dini.
“Pendekatan seperti pembinaan keluarga, seminar parenting, hingga konseling akan lebih efektif sebagai upaya pencegahan dibanding menunggu persoalan rumah tangga berkembang menjadi perceraian,” katanya.
Menurut Agus, pendekatan preventif diperlukan agar pemerintah tidak hanya menangani persoalan setelah terjadi, tetapi juga membangun kemampuan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sejak awal.
Baca Selengkapnya:
-
Hari Anak Nasional 2026, Lilik Hendarwati Dorong Perlindungan Anak
-
Fraksi PKS Usulkan Ketahanan Keluarga Dibuatkan Regulasi
Materi Ketahanan Keluarga Diusulkan Masuk Kegiatan Pemerintahan
Agus juga mengusulkan agar materi mengenai ketahanan keluarga lebih sering disampaikan dalam berbagai kegiatan di lingkungan pemerintahan. Materi tersebut dapat disampaikan dalam kegiatan keagamaan maupun apel ASN sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keluarga.
“Ketahanan keluarga adalah fondasi ketahanan masyarakat. Ketika keluarga kuat, maka kualitas sumber daya manusia juga akan semakin baik. Saya berharap ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.
Dengan usulan tersebut, Agus berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat memperkuat kebijakan pembinaan keluarga melalui regulasi sekaligus program yang bersifat preventif dan berkelanjutan.










