Samwil Pastikan Fraksi Demokrat Kawal Program Prabowo, Kritik Kebijakan yang Tak Pro-Rakyat
Samwil menegaskan Fraksi Demokrat DPRD Jatim akan mengawal program pemerintah Prabowo yang berpihak kepada rakyat, sekaligus mengkritisi kebijakan yang dinilai tidak pro-rakyat.
SURABAYA — Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, M. Samwil, menegaskan seluruh kader Demokrat wajib satu komando menindaklanjuti arahan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam bimbingan teknis yang digelar di Jakarta, Senin (07/09/2026).
Menurut Samwil, inti pesan AHY sangat jelas dan sejalan dengan nilai-nilai keislaman. Partai Demokrat harus mampu bersikap tegas jika ada kemungkaran di Indonesia, meskipun partai berlambang segitiga mercy tersebut merupakan bagian dari koalisi pemerintah.
“Menurut saya yang disampaikan oleh Ketua Umum itu sama dengan yang ada di Al-Qur’an. Walaupun kita menjadi pendorong penguat daripada koalisi, tapi jika ada kesalahan, jika ada kekeliruan, kita harus kritis. Itu namanya berkoalisi, mengingatkan,” ujar Samwil, Rabu (09/09/2026).
Politikus asal daerah pemilihan Jawa Timur itu menjelaskan, makna berkoalisi bukan berarti membenarkan semua kebijakan pemerintah secara membabi buta. Jika ada kebijakan pemerintah yang dinilai salah, Partai Demokrat, menurut dia, harus berani mengkritiknya demi kebaikan bersama.
“Kalau berkoalisi terus salah diteruskan saja, kita tidak mengingatkan, itu bukan berkoalisi. Jadi, koalisi ini adalah kalau baik, kita ikuti. Semua berbondong-bondong berjuang untuk meneruskan program yang baik-baik, terutama yang berkenaan dengan kepentingan rakyat. Tetapi jika salah, cara berkoalisi bukan diam, tetapi menyampaikan, mengingatkan bahwa ini adalah salah,” tegasnya.
Ia menekankan, sikap kritis Demokrat murni untuk menjaga agar program pemerintah tetap berada di jalur yang benar dan berpihak kepada rakyat.
Menyinggung arah koalisi ke depan, Samwil menyebut Demokrat merupakan partai yang terbuka dan siap bekerja sama. Seluruh kader harus siap berkoalisi dengan partai lain.
“Tetapi jika tidak bersama dengan koalisi, kita harus berjuang sendiri atau mencari koalisi lain,” paparnya.
Samwil Tegaskan Sikap Kritis Teguhkan Arah Pemerintahan
Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa posisi Demokrat saat ini adalah sebagai partai pendukung pemerintah. AHY meminta seluruh kader di eksekutif maupun legislatif untuk menyukseskan program-program pemerintah.
Namun, kata Samwil, sukses mengawal bukan berarti diam saat ada kebijakan yang dinilai menyimpang. Menurutnya, terkadang terdapat program di legislatif yang tidak pro-rakyat.
Baca Selengkapnya:
-
Fraksi Gerindra DPRD Jatim menilai visi Presiden Prabowo perlu diterjemahkan menjadi program konkret di daerah dan dikawal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Timur
-
Komisi A DPRD Jatim mendorong program prioritas nasional Presiden Prabowo memberikan dampak nyata bagi Jawa Timur, terutama pada pertanian, lapangan kerja, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah
-
DPRD Jatim sebelumnya mendukung 29 program Presiden Prabowo untuk menghapus kemiskinan ekstrem, dengan penekanan pada ketepatan sasaran, validitas data, sinergi pemerintah, dan pemberdayaan masyarakat
“Maka seharusnya kita harus berani bersuara bahwa program ini tidak pro-rakyat. Harus di-drop,” tegasnya.
Sebaliknya, untuk program yang berdampak langsung kepada masyarakat, kader diminta mengawal sampai tuntas.
“Program-program yang bermanfaat untuk rakyat, kita harus memaksimalkan program tersebut, sehingga betul-betul dikawal sampai kepada masyarakat,” pungkas Samwil.










