gerbang baru nusantara

Rasiyo Ajak Pelajar Surabaya Berani Bilang Tidak pada Narkoba

Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo mengajak pelajar Surabaya berani menolak narkoba, memilih pergaulan sehat, dan mengisi masa muda dengan kegiatan positif.

Gegeh Bagus S
Sabtu, 12 September 2026
Bagikan img img img img
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo memberikan sosialisasi pencegahan narkoba kepada pelajar di Surabaya.

SURABAYA — Ancaman narkoba mengintai generasi muda bukan sekadar melalui dampak kesehatan, tetapi juga dapat merampas pendidikan, cita-cita, hingga masa depan.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. H. Rasiyo, M.Si., mengingatkan pelajar Surabaya agar berani berkata tidak pada narkoba dan memilih jalan prestasi.

Pesan itu disampaikan Rasiyo saat menggelar Sosialisasi Upaya Bersama Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Produktif Tanpa Narkoba Menuju Jawa Timur Bersinar (Bersih Narkoba) di Mercure Grand Mirama Darmo, Surabaya, Sabtu (12/09/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan siswa dan siswi di Surabaya. Rasiyo menilai pembekalan sejak dini penting karena pelajar merupakan kelompok yang harus memiliki pengetahuan sekaligus keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan. Narkoba bisa menghancurkan pendidikan, masa depan, bahkan cita-cita yang sudah kita bangun,” tegas Rasiyo.

Pelajar Didorong Memilih Pergaulan Sehat

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur itu mengatakan generasi muda harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, termasuk berani memilih lingkungan pergaulan yang sehat.

“Berani memilih pergaulan yang positif. Berani mengisi masa muda dengan kegiatan yang bermanfaat. Belajar, berkarya, berolahraga, dan terus berprestasi,” pesannya.

Rasiyo mengatakan masa muda merupakan fase penting untuk membangun kualitas diri. Karena itu, energi dan waktu pelajar seharusnya diarahkan pada aktivitas yang mampu mengembangkan potensi, bukan justru terjebak dalam lingkungan yang dapat merusak masa depan.

Ia pun mengajak para pelajar untuk menjaga kesehatan sekaligus menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun.

“Jaga diri, jaga kesehatan, dan jangan beri ruang bagi narkoba untuk masuk dalam kehidupan kita. Masa depan Jawa Timur ada di tangan generasi muda,” ujar Rasiyo yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Edukasi Narkoba Harus Berkelanjutan

Rasiyo berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan tentang bahaya narkoba, menurutnya, harus diteruskan kepada teman sebaya dan lingkungan masing-masing.

Dengan demikian, gerakan mewujudkan Jawa Timur Bersinar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan terutama generasi muda.

Upaya tersebut juga perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan penguatan lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu