gerbang baru nusantara

Puguh Wiji Pamungkas: Pendidikan Gratis Harus Diwujudkan, Bukan Sekadar Janji

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas mendukung gagasan pendidikan gratis Presiden Prabowo. Ia meminta pemerintah menyiapkan kebijakan dan anggaran konkret agar komitmen tersebut benar-benar terlaksana.

Gegeh Bagus S
Minggu, 20 September 2026
Bagikan img img img img
Puguh Wiji Pamungkas, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, meminta komitmen pendidikan gratis diwujudkan melalui kebijakan dan pembiayaan yang memadai.

SURABAYA – Wacana Presiden Prabowo Subianto untuk menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri mendapat dukungan dari Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas. Namun, pemerintah diminta memastikan komitmen tersebut tidak berhenti sebagai janji, melainkan diwujudkan melalui kebijakan dan implementasi nyata.

Puguh mengatakan, semangat Presiden Prabowo menghadirkan pendidikan gratis patut diapresiasi. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat konstitusi untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh akses pendidikan.

“Semangat Presiden Prabowo untuk menghadirkan pendidikan gratis ini patut diapresiasi dan selaras dengan amanat Undang-Undang. Salah satunya mengamanatkan pendidikan kepada seluruh anak-anak di negeri ini,” katanya, Minggu (20/09/2026).

Meski demikian, Puguh mengingatkan masih terdapat kesenjangan antara cita-cita pendidikan gratis dan kenyataan yang dirasakan masyarakat. Bahkan, di sekolah negeri yang semestinya menjadi bagian dari layanan pendidikan publik, orang tua masih menghadapi berbagai pungutan dengan beragam alasan.

“Jangankan pendidikan swasta, pendidikan negeri pun hari ini masih bayar, dengan berbagai macam dalih yang dilakukan sekolah,” ujarnya.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, sejumlah alasan yang kerap muncul antara lain keterbatasan fiskal, kebutuhan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur sekolah, serta keterbatasan anggaran untuk membayar guru honorer. Kondisi itu berpotensi membuat biaya penyelenggaraan pendidikan kembali dibebankan kepada siswa dan orang tua.

Karena itu, Puguh meminta jajaran Kementerian Pendidikan bersama seluruh pemangku kepentingan segera menyiapkan langkah konkret agar gagasan pendidikan gratis benar-benar dapat diterapkan.

“Menurut saya, semangat Presiden Prabowo ini harus disambut antusias oleh jajaran Kementerian Pendidikan dan seluruh pemangku kebijakan di ranah tersebut untuk diwujudkan,” tegasnya.

Baca Selengkapnya:

Puguh menekankan, komitmen politik mengenai pendidikan gratis harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang jelas. Pemerintah juga perlu memastikan sekolah memiliki pembiayaan yang memadai sehingga tidak perlu membebankan kebutuhan operasional kepada peserta didik.

“Jadi, janji beliau di atas panggung itu harus diwujudkan dalam implementasi kehidupan nyata. Supaya memang pendidikan benar-benar gratis,” katanya.

Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak besar, khususnya di Jawa Timur yang memiliki sebaran satuan pendidikan luas. Jika pendidikan negeri benar-benar bebas biaya, kebijakan itu diharapkan dapat menjawab keresahan masyarakat terkait mahalnya biaya pendidikan.

“Apalagi di Jatim dengan sebaran sekolah yang begitu luar biasa banyak sekali, tentu ketika pendidikan gratis benar-benar gratis ini menjadi jawaban atas keresahan dan permasalahan yang ada di bangsa kita,” pungkas Puguh.

Pernyataan Presiden Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/09/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan gratis pada satuan pendidikan negeri. Ia menyebut biaya pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri harus gratis.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Prabowo. (geh)

 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu