Dewanti Rumpoko Soroti Lonjakan Kasus DBD di Malang Raya
Anggota DPRD Jatim Dewanti Rumpoko meminta pencegahan dan penanganan DBD di Malang Raya diperkuat, menyusul laporan 796 kasus dan delapan kematian sejak awal 2026.
SURABAYA — Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menjadi perhatian. Berdasarkan pemberitaan mengenai data sejak awal 2026, tercatat 796 kasus DBD di kawasan tersebut. Sementara itu, delapan kematian dilaporkan di Kabupaten Malang hingga 21 September 2026.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar tidak menganggap remeh ancaman DBD. Menurut politikus PDI Perjuangan tersebut, angka kasus dan kematian perlu menjadi perhatian serius serta direspons melalui upaya pencegahan dan penanganan yang terkoordinasi.
Sebagai mantan Wali Kota Batu, Dewanti menegaskan bahwa penanganan DBD tidak boleh hanya dibebankan kepada dinas kesehatan. Ia mendorong gerakan serentak lintas wilayah untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.
“Tujuh ratus lebih warga terserang dan delapan nyawa melayang bukanlah angka yang kecil. Ini adalah alarm darurat bagi kita semua. Jangan sampai kita menunggu jatuhnya korban berikutnya baru bergerak masif. Fogging saja tidak cukup, kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan adalah harga mati,” ujar Dewanti, Selasa (22/09/2026).
Baca Selengkapnya:
-
Anggota DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso bersama relawan BHS Peduli melakukan fogging sebagai upaya pencegahan demam berdarah di kawasan Nyamplungan, Surabaya
-
Puguh Pamungkas mendorong penguatan mitigasi penyakit. Berita ini relevan dalam konteks perhatian DPRD Jatim terhadap kesiapsiagaan dan pencegahan risiko kesehatan masyarakat
-
Sri Untari mendorong penguatan pengawasan, kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, dan edukasi masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyakit
Dewanti juga meminta fasilitas kesehatan di Malang Raya meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam mendeteksi gejala awal pasien. Dengan deteksi dan penanganan medis yang cepat, risiko kondisi pasien memburuk diharapkan dapat ditekan.
Ia turut menyoroti faktor cuaca yang disebut dapat memengaruhi perkembangbiakan nyamuk. Karena itu, upaya pemberantasan sarang nyamuk dan pemeliharaan kebersihan lingkungan perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika kasus meningkat.
Fogging Perlu Diimbangi Kesadaran Menjaga Lingkungan
Dewanti mengingatkan bahwa pencegahan DBD membutuhkan peran aktif masyarakat. Warga Malang Raya diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, maupun munculnya bintik-bintik merah pada kulit.
“Keluarga dan lingkungan harus saling menjaga. Mari hidupkan kembali kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar rumah kita,” pungkas Dewanti. (Yudhie)










