gerbang baru nusantara

Fuad Bernardi Salurkan Traktor untuk Petani Sukolilo Surabaya

Fuad Bernardi menyerahkan satu unit traktor kepada kelompok tani di Sukolilo, Surabaya, untuk membantu pengolahan lahan dan mendukung produktivitas pertanian perkotaan.

Yuli Iksanti
Minggu, 04 Oktober 2026
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fuad Bernardi menyerahkan satu unit traktor kepada kelompok tani di wilayah Sukolilo, Surabaya, untuk mendukung efisiensi pengolahan lahan pertanian.

SURABAYA — Pertanian di tengah kawasan perkotaan tetap membutuhkan dukungan sarana produksi agar lahan yang masih tersedia dapat dikelola secara efisien. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fuad Bernardi menyerahkan satu unit traktor kepada kelompok tani di wilayah Sukolilo, Surabaya, untuk membantu aktivitas pengolahan lahan.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada Jumat (25/09/2026). Kegiatan itu juga dipublikasikan Fuad melalui akun media sosialnya pada hari yang sama.

Fuad berharap keberadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut dapat membantu petani mempercepat pengolahan lahan sekaligus menjaga produktivitas pertanian di Surabaya.

“Dengan bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kelompok tani di Surabaya walaupun bukan termasuk lumbung pertanian agar ketahanan pangan tetap terjaga dan swasembada pangan bisa terealisasi,” tulis Fuad Bernardi.

Menurut Fuad, dukungan terhadap petani tetap diperlukan meskipun Surabaya memiliki karakter wilayah perkotaan dan bukan sentra utama produksi pangan Jawa Timur.

Traktor Diharapkan Permudah Pengolahan Lahan

Bantuan satu unit traktor tersebut diarahkan untuk membantu kelompok tani dalam proses pengolahan lahan.

Mekanisasi memungkinkan sebagian tahapan pengolahan tanah dilakukan lebih cepat dan dengan kebutuhan tenaga yang lebih efisien dibandingkan pengerjaan secara manual.

Namun, manfaat alsintan juga bergantung pada kesesuaian alat dengan kondisi lahan, intensitas pemanfaatan, kemampuan operator, perawatan, serta pengelolaan bersama oleh kelompok tani.

Karena itu, Fuad berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan kelompok.

Dukungan terhadap mekanisasi pertanian sebelumnya juga menjadi perhatian DPRD Jatim. Anggota Komisi B DPRD Jatim Khusnul Khuluk, misalnya, menyalurkan traktor tangan kepada kelompok tani di Desa Andongsari, Kabupaten Jember. Bantuan tersebut diarahkan untuk mempercepat pengolahan lahan sekaligus menekan kebutuhan tenaga dan biaya produksi.

Baca selengkapnya: DPRD Jatim mendorong pemanfaatan traktor sebagai bagian dari mekanisasi untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan dan menjaga produktivitas petani

Pertanian Perkotaan Tetap Punya Peran

Fuad menilai keberadaan kelompok tani di Surabaya tetap memiliki peran dalam aktivitas produksi pangan di tingkat lokal.

Dengan karakter perkotaan dan keterbatasan lahan, dukungan terhadap pertanian di Surabaya tidak semata-mata diukur dari kemampuan menghasilkan pangan dalam skala besar. Pemanfaatan lahan produktif, efisiensi usaha tani, serta keberlanjutan kelompok tani juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Karena itu, bantuan satu unit traktor lebih tepat ditempatkan sebagai dukungan terhadap produktivitas kelompok tani penerima dan penguatan sarana pertanian, bukan sebagai faktor tunggal pencapaian swasembada pangan.

Perhatian terhadap sarana produksi pertanian juga sebelumnya disampaikan Ketua Komisi B DPRD Jatim Anik Maslachah. Ia mendorong dukungan kepada petani mencakup pupuk, benih, irigasi, perlindungan gagal panen, alsintan, hilirisasi, hingga kepastian harga dan tata niaga.

Baca selengkapnya: DPRD Jatim mendorong ketersediaan sarana produksi dan alsintan yang terjangkau untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kesejahteraan petani

Dukungan Petani Perlu Diikuti Penguatan Usaha Tani

Bantuan sarana produksi menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pertanian. Selain alat, petani membutuhkan dukungan yang lebih luas, mulai dari ketersediaan input produksi, air, pendampingan, hingga akses pasar.

Dalam konteks sektor primer lainnya, DPRD Jatim juga menekankan pentingnya memastikan pengembangan industri memberikan manfaat bagi produsen lokal. Raden Harisandi Savari, misalnya, meminta rencana investasi industri garam di Sampang melibatkan petani lokal melalui peningkatan teknologi, infrastruktur, akses pasar, dan penguatan rantai nilai.

Baca selengkapnya: DPRD Jatim menekankan agar pengembangan sektor produksi memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi kepada petani maupun produsen lokal

Bagi Fuad, dukungan traktor di Sukolilo diharapkan dapat membantu kelompok tani mempertahankan aktivitas pertanian sekaligus memanfaatkan lahan produktif yang masih tersedia di tengah perkembangan kawasan perkotaan Surabaya. (Yul)

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu