Sri Wahyuni: Jatim Bersholawat Jadi Ruang Kebersamaan Rakyat
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni menekankan pentingnya kebersamaan dan keterlibatan masyarakat dalam Jatim Bersholawat sebagai bagian dari Hari Jadi ke-81 Jawa Timur.
SURABAYA — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni menekankan pentingnya menjadikan peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur sebagai ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Pesan tersebut disampaikannya dalam momentum Jawa Timur Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang digelar di halaman Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (07/10/2026).
Menurut Sri Wahyuni, kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Jawa Timur tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar agenda tahunan. Kehadiran masyarakat dalam majelis salawat menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan sosial sekaligus memanjatkan doa bagi kemajuan daerah.
Gedung DPRD Jadi Ruang Kebersamaan Masyarakat
Sri Wahyuni memandang penyelenggaraan Jatim Bersholawat di lingkungan Gedung DPRD sebagai wujud keterbukaan lembaga perwakilan rakyat terhadap masyarakat.
Ia berharap momentum Hari Jadi tidak hanya dirasakan oleh unsur pemerintahan, tetapi juga menjadi perayaan bersama seluruh warga Jawa Timur.
“Hari Jadi Jawa Timur ini bukan hanya milik pemerintah atau DPRD, tetapi milik seluruh masyarakat Jawa Timur. Karena itu, kita ingin rangkaiannya bisa menjadi ruang kebersamaan yang nyata,” ungkap Sri Wahyuni.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dari berbagai kalangan menjadi bagian penting dalam membangun rasa memiliki terhadap Jawa Timur.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan bahwa Gedung DPRD bukan semata tempat berlangsungnya agenda legislatif, melainkan juga ruang publik yang dapat mempertemukan wakil rakyat dan warga dalam kegiatan bersama.
Sri Wahyuni Tekankan Perayaan yang Bersahaja
Selain memperkuat kebersamaan, Sri Wahyuni menilai peringatan Hari Jadi Jawa Timur perlu tetap memperhatikan situasi efisiensi anggaran.
Ia berharap rangkaian kegiatan dapat berlangsung meriah tanpa mengabaikan kesederhanaan dan keterlibatan masyarakat.
“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Jawa Timur supaya seluruh rangkaian kegiatan hari jadi bisa berlangsung dengan baik, semarak meskipun dalam suasana efisiensi, bersahaja tapi penuh dengan makna dan keceriaan, serta pelibatan dari masyarakat kecil,” pungkas Sri Wahyuni.
Bagi Sri Wahyuni, keberhasilan peringatan Hari Jadi tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat dapat terlibat dan merasakan manfaat dari kegiatan yang diselenggarakan.
Pesan tersebut menempatkan partisipasi publik sebagai bagian penting dari perayaan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur.
Doa Bersama untuk Jawa Timur
Jawa Timur Bersholawat menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Melalui lantunan salawat dan doa bersama, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memanjatkan harapan bagi kesejahteraan masyarakat.
Sri Wahyuni menilai kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dapat menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan serta partisipasi masyarakat.
Peringatan Hari Jadi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan Jawa Timur sekaligus memperkuat semangat gotong royong menghadapi tantangan pembangunan.
Hari Jadi Jawa Timur dan Partisipasi Publik
Keterlibatan masyarakat dalam peringatan Hari Jadi Jawa Timur sebelumnya juga diwujudkan melalui kegiatan yang menyasar generasi muda.
Baca selengkapnya: Pada kesempatan sebelumnya, DPRD Jatim mengajak generasi Z mengikuti kegiatan lari bersama di Ngawi untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur
Selain kegiatan sosial dan keagamaan, momentum Hari Jadi Jawa Timur juga berkaitan dengan agenda pengembangan pelayanan publik.
Salah satunya adalah rencana peluncuran Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya yang dijadwalkan bertepatan dengan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur pada 12 Oktober 2026.
Baca selengkapnya: DPRD Jatim menyampaikan rencana peluncuran Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya pada 12 Oktober 2026 sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik
Melalui momentum Jawa Timur Bersholawat, Sri Wahyuni berharap peringatan Hari Jadi ke-81 menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kehidupan daerah.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terpelihara, tidak hanya selama rangkaian peringatan Hari Jadi, tetapi juga dalam upaya bersama membangun Jawa Timur. (Yudhie)










