gerbang baru nusantara

Musyafak Rouf Doakan Kesejahteraan Petani dan Nelayan di Jatim Bersholawat

Jatim Bersholawat di Gedung DPRD Jatim menjadi momentum doa bersama untuk kesejahteraan masyarakat. Musyafak Rouf berharap petani dan nelayan memperoleh hasil serta harga yang lebih baik.

Ari Setiabudi
Kamis, 08 Oktober 2026
Bagikan img img img img
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Musyafak Rouf bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Jatim Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di halaman Gedung DPRD Jatim, Rabu (07/10/2026).

SURABAYA — Harapan agar petani memperoleh hasil panen yang baik dan nelayan mendapatkan penghasilan yang lebih sejahtera menjadi salah satu pesan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Musyafak Rouf dalam kegiatan Jatim Bersholawat, Rabu (07/10/2026).

Di hadapan ribuan jemaah yang memadati kawasan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Musyafak memanjatkan doa agar masyarakat Jawa Timur memperoleh kemudahan rezeki, kesehatan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan.

Kegiatan yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Musyafak Harapkan Petani dan Nelayan Semakin Sejahtera

Musyafak menyampaikan bahwa momentum salawat bersama tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat hubungan masyarakat dengan para ulama, tetapi juga kesempatan memanjatkan harapan bagi kehidupan warga Jawa Timur.

Ia secara khusus menyinggung kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian dan perikanan.

“Harapannya yang jadi petani panennya bagus, yang cari ikan di laut hasil tangkapannya bagus. Penjualan hasil pertanian dan laut dimudahkan serta harganya stabil, sehingga petani dan nelayan bisa menjadi makmur,” ujar Musyafak.

Menurutnya, keberkahan yang diharapkan dari momentum Hari Jadi Jawa Timur juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk kemudahan memperoleh pekerjaan, penghasilan, dan kesehatan.

Musyafak turut mendoakan agar masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan jalan keluar, sementara mereka yang sedang sakit memperoleh kesembuhan.

“Mudah-mudahan langit hari ini mendengar langsung sholawat kita. Jawa Timur menjadi dingin, Jawa Timur menjadi tenang,” ucapnya.

Ia juga berharap seluruh jemaah mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW.

Ribuan Jemaah Hadiri Jatim Bersholawat

Lantunan salawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menggema di kawasan Jalan Indrapura, Surabaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Maulana Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani, yang dikenal sebagai keturunan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

Hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf, Wakil Ketua DPRD Jatim Hidayat dan Sri Wahyuni, sejumlah pimpinan komisi dan anggota DPRD Jatim, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, serta jajaran perangkat daerah dan BUMD.

Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menjadikan halaman Gedung DPRD Jatim dan kawasan sekitarnya sebagai pusat kegiatan keagamaan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur.

Musyafak menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan masyarakat yang hadir. Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Jatim, ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan maupun penyambutan jemaah.

Khofifah Ajak Masyarakat Doakan Kedamaian Jawa Timur

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memanjatkan doa agar Jawa Timur senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

Khofifah menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ulama, termasuk Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Maulana Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani.

“Mohon doa dari panjenengan semua, doa dari Habib Syech, serta doa dari Maulana Syekh Fadhil Al-Jailani. Mudah-mudahan Jawa Timur dianugerahi Allah menjadi provinsi yang aman, damai, masyarakatnya guyub rukun, bahagia, sejahtera, serta penuh ridho dan barokah dari Allah SWT,” ujarnya.

Khofifah juga mendoakan kesehatan dan keberkahan bagi seluruh jemaah yang hadir.

Ia berharap masyarakat Jawa Timur senantiasa hidup rukun serta memperoleh kemudahan dalam mewujudkan harapan dan cita-citanya, termasuk kesempatan berziarah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Menurut Khofifah, Jatim Bersholawat menjadi momentum untuk menyatukan doa masyarakat bagi kemajuan daerah dalam menyambut Hari Jadi ke-81 Jawa Timur.

Hari Jadi Jatim Jadi Momentum Refleksi dan Pelayanan Publik

Peringatan Hari Jadi Jawa Timur tidak hanya menjadi ruang perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan capaian pembangunan serta kebutuhan masyarakat.

Pada peringatan Hari Jadi ke-80 tahun sebelumnya, Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf juga menekankan pentingnya menjadikan hari jadi sebagai kesempatan melakukan refleksi.

Baca selengkapnya: Musyafak Rouf memandang Hari Jadi ke-80 Jawa Timur sebagai momentum reflektif yang sarat makna bagi perjalanan dan pembangunan daerah

Doa untuk Jawa Timur yang Aman dan Sejahtera

Selain menyampaikan harapan bagi kesejahteraan masyarakat, Khofifah turut memohon pengertian warga atas penyesuaian arus lalu lintas di sekitar lokasi Jatim Bersholawat.

Ia berharap masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut tetap dapat menggunakan jalur alternatif dengan aman.

Melalui kegiatan ini, Musyafak dan Khofifah menyampaikan harapan agar peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur tidak hanya membawa kegembiraan, tetapi juga memperkuat persatuan dan semangat saling mendoakan.

Bagi Musyafak, kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada berbagai sektor ekonomi menjadi bagian dari harapan besar yang dipanjatkan dalam momentum Jatim Bersholawat. (ari)

 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu