gerbang baru nusantara

Jatim Rawan Kekeringan, DPRD Minta Pembuatan Sumur Bor Dan Pipanisasi Ditingkatkan

Jatim Rawan Kekeringan, DPRD Minta Pembuatan Sumur Bor Dan Pipanisasi Ditingkatkan

Try Wahyudi
Senin, 15 Juli 2019
Bagikan img img img img

Jatim Rawan Kekeringan, DPRD Minta Pembuatan Sumur Bor Dan Pipanisasi Ditingkatkan

DPRD Jatim mendorong pipanisasi dan pembuatan sumur bor dalam pemenuhan air bersih di masing-masing daerah yang rawan kekeringan ditingkatkan. Ketua Komisi D DPRD Jatim Edy Paripurna mengatakan opsi pembuatan sumur bor  dan pipanisasi dalam rangka mengatasi kekeringan yang terjadi di wilayah Jatim.

“Opsi menyiapkan sumur bor dan pipanisasi  cukup stretegis, apalagi di  wilayah ini  saat musim hujan juga  mengalami kesulitan air bersih,”jelas pria asal Pasuruan ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (15/7/2019).

Mantan Wabup Pasuruan ini mengatakan opsi-opsi tersebut bisa menjadi langkah antisipasi yang lebih komprehensif terhadap antisipasi saat terjadi kekeringan. Apalagi, berdasarkan prediksi dari  BMKG puncak kemarau di Jawa Timur akan terjadi pada bulan Agustus mendatang.

“Dengan melakukan antisipasi kekeringan dengan distribusi air bersih di berbagai titik serta menyiapkan opsi-opsi untuk penanganan jangka panjang, Insya allah pada puncak kemarau Agustus nanti kita sudah siap,”jelasnya

Sementara itu, terpisah, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jatim Subhan Wahyudiono saat dikonfirmasi mengatakan daerah terdampak kekeringan di seluruh Jawa Timur yakni di 24 Kabupaten yang terdiri dari 180 Kecamatan dan 566 Desa

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu