PKB Matangkan Strategi 19 Pilkada se Jatim
DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim tidak menyia-nyiakan pelaksanaan pilkada tanggal 9 Desember 2020. Parpol bergambar bumi dengan sembilan bintang ini mentarget kemenangan di 19 pilkada Jawa Timur.
Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi tidak menyia-yiakan pelaksanaan pilkada diseluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. "Target menang di 19 pilkada se Jawa Timur," terang Fauzan Fuadi.
Mantan aktivis PMII ini menambahkan, dari 19 pilkada, ada 10 calon kepala daerah yang diusung merupakan kader PKB. "Ada 10 calon yang memang dari internal PKB," sebut Fauzan.
Ia menyebutkan, rekomendasi diberikan PKB pada seluruh kabupaten/kota yang menggelar pilkada. Karena PKB mendapat di DPRD kabupaten/kota tersebut. "Kami akan al out memenangkan pertarungan pilkada langsung," tutur dia.
Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan pihaknya siap melaksanakan tahapan Pilkada serentak, baik pada Desember 2020, Maret dan September 2021. Namun, Arief mengatakan, tahapan-tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai kondisi dan syarat yang disepakati antara pemerintah dan KPU.
"Pada prinsipnya, KPU siap melaksanakan tahapan Pilkada lanjutan baik itu bulan Desember, Maret maupun September, tetapi tahapan-tahapan tersebut bisa dilakukan sesuai dengan kondisi dan syarat pada bulan apa kita akan melaksanakannya," kata Arief dalam rapat kerja dengan Komisi II secara virtual, Rabu (27/5/2020).
Arief mengatakan, untuk jadwal Pilkada yang disepakati pada 9 Desember 2020, pada prinsipnya harus sesuai protokol kesehatan Covid-19. Sebelumnya Subairi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Surabaya, menyampaikan kesiapan melanjutkan tahapan Pemilukada.
"Secara prinsip KPU Kota Surabaya siap, kembali menjalankan tahapan pemilihan wali kota," kata Subairi.
Alumni Unesa ini menegaskan, secara prinsip pelaksanaan pilwali ditegah bencana pandemi covid-19 nanti akan berjalan sesuai protokol kesehatan. Karena itu lembaga penyelenggara pemilu ini akan bekerjasama dengan intansi terkait, seperti Dinas Kesehatan Kota Surabaya










