Revitalisasi Waduk, Bentuk Komitmen Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan
Pemerintah gencar melakukan revitalisasi waduk di Indonesia termasuk di Jawa Timur diharapkan mampu mengejar target swasembada pangan.
Pemerintah gencar melakukan revitalisasi waduk di Indonesia termasuk di Jawa Timur diharapkan mampu mengejar target swasembada pangan.
"Ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo dalam mewujudkan kedaulatan pangan," kata wakil ketua komisi B DPRD Jawa Timur Chusni Mubarok, Minggu (10/8/2025).
Politisi Gerindra ini mengungkapkan dengan revitalisasi waduk tersebut diharapkan proses irigasi sawah petani bisa lancar yang tentunya diharapkan petani bisa panen dua kali.
"Kalau panen dua kali tentunya tujuan swasembada pangan bisa tercapai," imbuhnya.
Terlepas efisiensi anggaran, pria asal Malang ini, revitalisasi waduk masuk menjadi skala prioritas pembangunan nasional karena menyangkut hajat hidup masyarakat.
"Efisiensi anggaran itu hanya menyesuaikan dengan kebutuhan. Kalau untuk kepentingan rakyat, tentunya menjadi prioritas untuk diutamakan lebih dulu," jelasnya.
Komisi B DPRD Jawa Timur, kata Chusni, mendukung langkah pemerintah dalam revitalisasi waduk untuk mewujudkan swasembada pangan dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.
Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Sudaryono, menyampaikan empat persoalan utama yang selama ini dikeluhkan oleh para petani kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dia menjelaskan bahwa berdasarkan temuan di lapangan dan laporan langsung dari para petani, ada empat masalah pokok yang menjadi kendala dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Salah satu dari empat persoalan utama tersebut, kata dia diantaranya adalah revitalisasi waduk di Indonesia.
"Disiapkan anggaran Rp 12 Triliun untuk revitalisasi semua waduk di Indonesia agar irigasi berjalan lancar," tandasnya.










