Prabowo Genjot Pembangunan KEK di Gresik, Husnul Aqib Beber Manfaatnya
Anggota DPRD Jatim Dapil XIII Kab. Gresik Husnul Aqib menyebut KEK Gresik memiliki manfaat strategis bagi perekonomian Jawa Timur, mulai dari menarik investasi hingga menciptakan lapangan kerja baru. KEK juga dinilai menjadi motor hilirisasi industri bernilai tambah tinggi dan memperkuat daya saing daerah.
KEK Gresik Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Daerah
SURABAYA — Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Husnul Aqib, mengatakan kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik dan sekitarnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lamongan tersebut menilai KEK Gresik memiliki berbagai manfaat strategis, mulai dari penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan investasi, hingga penguatan sektor industri berbasis hilirisasi.
“Kawasan ini diproyeksikan mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja baru hingga tahun 2030 serta memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar,” ujar Husnul Aqib, Selasa (16/06/2026).
Menurutnya, keberadaan KEK menjadi instrumen penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sekaligus meningkatkan daya saing daerah dalam menarik investasi nasional maupun internasional.
Baca Selengkapnya: DPRD Jatim mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus sebagai instrumen strategis untuk menciptakan lapangan kerja formal dan meningkatkan investasi daerah
Jadi Motor Hilirisasi dan Industri Bernilai Tambah
Husnul menjelaskan bahwa KEK Gresik berpotensi menjadi motor penggerak hilirisasi industri nasional dengan fokus pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi.
Beberapa sektor yang menjadi fokus pengembangan antara lain industri smelter nikel dan tembaga, industri baja, elektronik, petrokimia, hingga energi.
Menurutnya, pengembangan industri berbasis hilirisasi tersebut tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Selain itu, pelaku usaha dan investor yang beroperasi di kawasan KEK juga memperoleh berbagai fasilitas dan kemudahan investasi.
“Badan usaha di KEK dapat menikmati pengurangan, keringanan, atau pembebasan pajak daerah dan retribusi, serta pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) badan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN),” jelasnya.
Ia menambahkan, investor juga memperoleh fasilitas berupa pembebasan atau penangguhan bea masuk serta kemudahan arus barang impor dan ekspor.
Infrastruktur Terpadu Jadi Daya Tarik Investasi
Husnul menilai salah satu keunggulan KEK Gresik terletak pada lokasinya yang strategis karena menghadap Selat Madura dan didukung Pulau Madura sebagai natural breakwater.
Selain itu, kawasan tersebut telah didukung infrastruktur terpadu yang mencakup pelabuhan, pembangkit listrik, kawasan industri, hingga perumahan.
“Kawasan ini memiliki infrastruktur yang terintegrasi dan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di Jawa Timur,” katanya.
Presiden Prabowo Subianto juga terus mendorong pengembangan KEK sebagai pusat hilirisasi strategis nasional, khususnya untuk industri tembaga, emas, logam mulia, dan sektor industri berbasis sumber daya alam lainnya.
Berdasarkan data yang disampaikan, proyek pengembangan KEK Gresik telah berhasil menarik investasi kumulatif hingga sekitar Rp113,4 triliun dan membuka puluhan ribu lapangan pekerjaan.
Baca Selengkapnya:
-
Pengembangan KEK Tembakau Madura juga menjadi salah satu agenda strategis yang didorong untuk memperkuat ekonomi lokal, koperasi, dan sektor industri berbasis potensi daerah
-
DPRD Jatim mengawal berbagai kebijakan pro-bisnis yang berhasil mendorong pertumbuhan investasi Jawa Timur sebagai salah satu motor ekonomi nasional










