Presiden Prabowo Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi, Sumarjono: Inilah Cara Cetak Generasi Unggul
Anggota DPRD Jawa Timur Sumarjono mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program pendidikan unggulan tersebut dinilai dapat memperluas akses pendidikan berkualitas, memperkuat kompetensi global peserta didik, dan mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat internasional.
DPRD Jatim Dukung Sekolah Nasional Terintegrasi di Jawa Timur
SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur, Sumarjono, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut akan dibangun di 100 lokasi di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas dan mencetak generasi unggul Indonesia.
Menurut Sumarjono, konsep Sekolah Nasional Terintegrasi menggabungkan jenjang pendidikan dasar hingga menengah dalam satu kawasan pendidikan yang terintegrasi.
“Sekolah Nasional Terintegrasi ini menggabungkan jenjang pendidikan dalam satu kawasan. Program prioritas ini dirancang sebagai sekolah inklusif, bebas pungutan, dan ditargetkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut, Sabtu (20/06/2026).
Ia menilai program tersebut dapat menjadi salah satu solusi pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi.
Sekolah Unggulan Inklusif dengan Kurikulum Berdaya Saing Global
Sumarjono menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama yang mengedepankan prinsip inklusivitas dan akses pendidikan tanpa diskriminasi.
Menurutnya, sekolah tersebut ditujukan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada peserta didik dalam memperoleh layanan pendidikan berkualitas.
“Sekolah ini ditujukan bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang untuk menjamin pemerataan akses pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Dari sisi kurikulum, sekolah tersebut dirancang menggabungkan kurikulum nasional dan internasional dengan pendekatan STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports).
Selain itu, peserta didik juga akan mendapatkan penguatan kompetensi bahasa asing, seperti Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, maupun Prancis, guna meningkatkan daya saing global.
“Program ini diselenggarakan pemerintah sebagai model pendidikan masa depan untuk mencetak generasi unggul yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi,” tegasnya.
Program Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pendidikan nasional.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah diarahkan untuk mempercepat pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi sekaligus memperkuat program Sekolah Rakyat.
Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih merata sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Selengkapnya:
Pemerintah juga berencana memperkuat penguasaan bahasa asing sebagai bagian dari pengembangan kompetensi peserta didik agar mampu beradaptasi dengan tantangan global di masa mendatang.










