gerbang baru nusantara

Wakil Ketua DPRD Jatim Hadiri Rakernas ADPSI di Bali, Tegaskan Pembangunan Tak Boleh Korbankan Lingkungan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menghadiri Rakernas II ADPSI di Bali. Forum tersebut membahas penguatan fungsi DPRD sekaligus mengajak seluruh daerah menerapkan pembangunan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.

Gegeh Bagus S
Rabu, 01 Juli 2026
Bagikan img img img img
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengikuti Rakernas II ADPSI di Bali yang membahas penguatan fungsi DPRD sekaligus aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon.

DENPASAR — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) yang berlangsung pada 28 Juni – 1 Juli 2026 di Ballroom Prime Plaza Sanur Hotel, Bali.

Rakernas II ADPSI menjadi forum strategis bagi pimpinan DPRD provinsi se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Rakernas ADPSI Perkuat Sinergi Antarlembaga Legislatif

Rakernas II ADPSI membahas berbagai isu strategis terkait pelaksanaan fungsi DPRD sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antarlembaga legislatif daerah dalam menjawab tantangan pembangunan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya memperkuat peran DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Sri Wahyuni: Pembangunan Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan

Selain agenda pembahasan kebijakan, Rakernas II ADPSI juga diisi aksi penanaman 500 bibit pohon di kawasan konservasi Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sri Wahyuni mengatakan Rakernas II ADPSI bukan sekadar forum silaturahmi antarpimpinan DPRD provinsi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah.

"Banyak gagasan yang dapat kami bawa pulang untuk memperkuat kinerja DPRD Jawa Timur dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan," ujarnya.

Ia mengapresiasi rangkaian kegiatan Rakernas yang tidak hanya membahas kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman 500 pohon, pembagian bibit tanaman buah kepada masyarakat, dan layanan kesehatan gratis.

"Ini menunjukkan bahwa wakil rakyat harus hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan," katanya.

Sri Wahyuni menegaskan pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan karena sumber daya alam merupakan warisan yang harus dijaga demi keberlanjutan generasi mendatang.

"Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan seperti yang ditunjukkan dalam Rakernas ADPSI ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh daerah," pungkasnya.

Baca Selengkapnya:

ADPSI Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Ketua ADPSI, Buky Wibawa Karya Guna, menegaskan pembangunan tidak boleh mengorbankan kelestarian alam. Menurutnya, Bali menjadi contoh bahwa pembangunan dapat berjalan berdampingan dengan konservasi lingkungan.

"Dalam semangat pembangunan saat ini, sering kali alam menjadi pihak yang dieksploitasi. Di Bali kami belajar bagaimana pembangunan tetap berjalan, tetapi kelestarian alam juga dijaga melalui konservasi yang ketat," ujarnya.

Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, juga menekankan pentingnya menjaga kawasan Danau Buyan sebagai sumber kehidupan masyarakat Bali.

"Kalau danau ini tidak kami rawat dengan baik untuk generasi ke depan, tidak ada gunanya ada hotel bintang lima di Bali selatan. Nanti tidak bisa mandi karena sumber airnya dari sini, yakni Danau Buyan," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Ratna Hendratmoko, mengapresiasi kepedulian peserta Rakernas terhadap isu pelestarian lingkungan.

"Semoga ini menginspirasi bahwa wakil rakyat yang keren adalah wakil rakyat yang berpihak pada kelestarian alam," tuturnya.

Kehadiran Sri Wahyuni dalam Rakernas II ADPSI menegaskan komitmen DPRD Provinsi Jawa Timur untuk terus memperkuat kolaborasi antarlembaga legislatif di tingkat nasional sekaligus mendukung pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu