gerbang baru nusantara

Agung Mulyono Dorong IKE Jadi Fokus Kerja Demokrat untuk Rakyat

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim Agung Mulyono mendorong penguatan infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi rakyat sebagai fokus kerja kader Demokrat di Jawa Timur.

Budi Prasetyo
Rabu, 02 September 2026
Bagikan img img img img
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi rakyat melalui kerja nyata.

SURABAYA – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi rakyat melalui perluasan akses permodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Agung menilai pesan tersebut harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, fokus bekerja untuk rakyat di antaranya adalah dengan mengawal peningkatan sektor kesehatan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi rakyat melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

Tiga sektor tersebut dirangkum Agung dalam semangat IKE, yakni Infrastruktur, Kesehatan, dan Ekonomi, yang menurutnya harus menjadi fokus kerja nyata kader Demokrat di Jawa Timur.

Menurut Agung, IKE harus terus digaungkan sebagai bentuk kehadiran Demokrat di tengah masyarakat, dengan memastikan persoalan infrastruktur cepat ditangani, akses layanan kesehatan semakin mudah, serta ekonomi masyarakat dan UMKM terus diperkuat.

“Walaupun Pemilu masih jauh, kita harus tetap dekat dengan rakyat,” katanya ketika dikonfirmasi.

Anggota DPRD Jatim tiga periode itu mengatakan, kedekatan dengan masyarakat tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Kader harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Baca Selengkapnya:

Akses Layanan Kesehatan Perlu Diperkuat

Sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian Agung. Menurutnya, kader Demokrat di tingkat bawah dapat mengambil peran sebagai penghubung masyarakat dengan layanan kesehatan maupun pemerintah.

Ia mendorong struktur partai untuk aktif menyapa warga, termasuk mereka yang sedang menghadapi persoalan kesehatan.

“Sehat itu perlu. Kita perlu menyapa warga, termasuk warga yang sakit. Bagaimana mewujudkan rumah sakit provinsi yang bisa membantu masyarakat,” ujar pria kelahiran Banyuwangi itu.

Agung juga menyoroti pentingnya sistem rujukan kesehatan. Menurutnya, struktur Demokrat, khususnya DPC, dapat memiliki saluran komunikasi yang membantu warga memperoleh informasi sekaligus akses rujukan ketika membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kalau ada yang sakit berat, rujukan itu sangat penting. Jika tidak tepat dan cepat bisa fatal, tetapi jika rujukan tepat dan cepat maka akan selamat dan akan sangat bermanfaat bagi pasien dan keluarganya,” tegasnya.

Akses Permodalan UMKM Jadi Perhatian

Politikus yang hobi bersepeda itu menambahkan, perhatian terhadap kesehatan harus berjalan beriringan dengan upaya memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia juga mendorong Demokrat memberi perhatian lebih terhadap persoalan akses permodalan dengan bunga lunak bagi pelaku UMKM.

Menurut Agung, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah membutuhkan dukungan agar mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya.

“Cuan itu juga penting. Kita mendorong agar pinjaman dengan bunga lunak untuk UMKM harus dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, akses pembiayaan dengan bunga lebih ringan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh tambahan modal tanpa semakin terbebani biaya pinjaman.

Infrastruktur Berkaitan dengan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Infrastruktur yang memadai, kata Agung, berkaitan langsung dengan mobilitas warga, akses terhadap pelayanan publik, sekaligus kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, kader Demokrat di seluruh tingkatan tidak cukup hanya menyerap aspirasi. Persoalan yang ditemukan di lapangan harus dikawal agar memiliki tindak lanjut dan penyelesaian.

“Senin, keluhan disampaikan, Rabu sudah beres. Rabu ada complaint, Jumat beres. Ini yang harus kita dorong, bagaimana persoalan rakyat bisa cepat ditangani. Bahkan kemantapan jalan saat ini sudah 88 persen,” pungkasnya.

Dengan pola kerja tersebut, Agung berharap kiprah Demokrat di Jawa Timur tidak berhenti pada agenda politik menjelang pemilu.

Sebaliknya, partai harus membangun hubungan yang lebih permanen dengan masyarakat melalui kerja nyata yang menyentuh kebutuhan sehari-hari, terutama di bidang kesehatan, infrastruktur, dan penguatan ekonomi rakyat.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu