DPRD Jatim Dukung Pemberantasan Narkoba di Jawa Timur
Anik Maslachah menghadiri konferensi pers bersama BNN Pusat di Pendopo Kabupaten Bangkalan yang membahas pengungkapan kasus narkotika serta peluncuran deklarasi 'Madura Bersinar' (Bersih dari Narkoba).
Kab. Bangkalan - Ketua Sementara DPRD Provinsi Jawa Timur, Anik Maslachah, menghadiri konferensi pers bersama BNN Pusat di Pendopo Kabupaten Bangkalan yang membahas pengungkapan kasus narkotika serta peluncuran deklarasi 'Madura Bersinar' (Bersih dari Narkoba), di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Jum’at (18/10/2024).
“Hari ini saya hadir di acara konferensi pers terkait dengan narkoba di Pendopo Kabupaten Bangkalan oleh BNN pusat. Tentu kami merasa miris merasa sedih karena fakta kejahatan narkoba menjadi urutan yang kedua setelah kejahatan pencurian,” ujar Anik.
Anik juga menjelaskan bahwa fakta yang cukup mengkhawatirkan, Jawa Timur menempati urutan kedua kasus narkoba di Indonesia. BNN RI dan BNN Provinsi Jatim juga memaparkan sejumlah kasus besar, termasuk penangkapan narkotika internasional. Harapannya, semua pihak bisa berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba demi masa depan generasi mendatang yang lebih baik
“Dari 38 Provinsi Jawa Timur berada pada urutan kedua, ini sungguh sangat mengkhawatirkan. Kita sadar ini adalah kejahatan transnasional yang tidak hanya ada intervensi dari dalam negeri tetapi juga tersistem dari negara-negara lain yang secara global. Karenanya kalau narkoba ini tidak menjadi gerakan serempak oleh seluruh lapisan masyarakat, no narkoba, maka ada kekhawatiran akan terjadi lost generation. Ingat, kalau pemuda hari ini adalah persiapan untuk masa yang akan datang. Ayo sama-sama kita perangi narkoba. Mudah-mudahan di Indonesia bebas dari narkoba, Jawa Timur bebas dari narkoba,” jelasnya.










