Trans Jatim Koridor VII Segera Mengaspal, Samwil: Bisa Bantu Promosi Wisata
Anggota DPRD Jatim Samwil mendukung penuh pengoperasian Trans Jatim Koridor VII rute Lamongan–Paciran. Layanan ini dinilai mampu mendorong ekonomi lokal dan promosi wisata pesisir.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Samwil, menyambut positif rencana beroperasinya Bus Trans Jatim Koridor VII yang akan melayani rute Lamongan–Paciran. Ia menilai kehadiran layanan transportasi publik tersebut akan berdampak besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, ekonomi lokal, dan sektor pariwisata pesisir Lamongan.
“Mobilitas masyarakat di Lamongan sangat tinggi, sehingga kehadiran Trans Jatim sangat dibutuhkan. Kami menyambut baik langkah ini karena selain membuka peluang pengembangan ekonomi lokal, juga berpotensi memperkuat promosi wisata daerah,” ujar politisi Partai Demokrat itu, Sabtu (04/10/2025).
Dukung Layanan Transportasi Publik Inklusif
Samwil, yang juga putra daerah Bawean, menyebut pembukaan Koridor VII Trans Jatim merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif dan terjangkau.
“Koridor VII ini akan membentang sepanjang 46,5 kilometer (km) melalui jalan provinsi, melayani rute Terminal Lamongan–Sukodadi–Dukun (Gresik)–Paciran,” jelasnya.
Ia menegaskan, selain memperlancar arus mobilitas masyarakat dan pelajar, keberadaan koridor baru ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang jalur yang dilalui.
Sebagai catatan, Bus Trans Jatim Koridor VII dijadwalkan mulai beroperasi pada Selasa (07/10/2025). Dalam tahap awal, akan disiapkan 15 unit bus — terdiri atas 14 unit operasional dan 1 unit cadangan.
Bus akan mulai beroperasi dari Terminal Lamongan pukul 05.00 WIB dan berakhir di Terminal Paciran pukul 21.00 WIB, dengan 45 halte dan 38 titik pemberhentian.
Dorongan DPRD untuk Pemerataan Transportasi
DPRD Jatim terus mendorong pengembangan layanan Trans Jatim ke berbagai wilayah untuk memastikan pemerataan akses transportasi publik. Sebelumnya, dewan juga mendukung pengembangan koridor Trans Jatim di wilayah Malang Raya, Jombang, dan Kediri.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung mobilitas pekerja, pelajar, dan pelaku ekonomi di daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau layanan transportasi massal yang memadai.










