DPRD Jatim Dorong Jalitim dan Jalibar untuk Urai Kemacetan Malang Raya
Anggota Komisi D DPRD Jatim, Dewanti Rumpoko, menegaskan pembangunan Jalur Lingkar Timur (Jalitim) dan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) penting untuk mengatasi kemacetan serta memperkuat akses ekonomi dan pariwisata di Malang Raya.
Jalitim dan Jalibar Dinilai Mendesak untuk Malang Raya
Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, menilai pembangunan Jalur Lingkar Timur (Jalitim) dan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Malang Raya.
Menurutnya, keberadaan jalur lingkar tersebut akan membantu mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
“Jika seluruh proyek ini terealisasi, kemacetan di Malang Raya ke depan dapat terurai secara signifikan,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut di Surabaya, Selasa (19/05/2026).
Infrastruktur Jalan Dinilai Perkuat Ekonomi dan Pariwisata
Mantan Wali Kota Batu itu menjelaskan, pembangunan jalur lintas seperti Jalitim dan Jalur Lintas Selatan (JLS) memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, akses jalan yang memadai akan membuka konektivitas langsung menuju kawasan pesisir selatan sekaligus menekan biaya distribusi logistik.
“Jalur Lingkar Timur (Jalitim) dan Jalur Lintas Selatan membuka akses langsung ke kawasan pesisir pantai. Kondisi ini dapat menekan biaya distribusi logistik dan mempermudah akses menuju pusat-pusat agribisnis,” jelasnya.
Ia menambahkan, Malang Raya merupakan salah satu episentrum pariwisata di Jawa Timur sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur jalan yang aman dan nyaman.
Akses Wisata hingga Kawasan Strategis
Keberadaan jalur lingkar dinilai penting untuk mendukung akses wisata dari gerbang tol menuju destinasi unggulan seperti Kota Batu dan kawasan Bromo Tengger Semeru tanpa membebani jalur utama yang sudah padat.
Selain itu, infrastruktur jalan juga diyakini mampu meningkatkan aksesibilitas antarwilayah di Malang Raya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
“Pembangunan infrastruktur konektivitas akan memperkuat hubungan antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu,” imbuhnya.
Pemerintah Godok Megaproyek Infrastruktur
Saat ini, pemerintah tengah menggodok berbagai megaproyek infrastruktur konektivitas di Malang Raya, mulai dari jalan tol, jalur lingkar (ring road), hingga jalur lintas pantai selatan.
Pembangunan tersebut dirancang untuk mengurai kemacetan perkotaan sekaligus memperkuat akses pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat di Malang Raya.
Pernyataan Dewanti Rumpoko sejalan dengan perhatian DPRD Jatim terhadap pembangunan infrastruktur jalan di berbagai daerah. Sebelumnya, DPRD Jatim juga menyoroti kebutuhan perbaikan jalan dan irigasi di Lumajang dan Jember Dorongan pembangunan infrastruktur jalan juga pernah disampaikan terkait kerusakan jalan desa di Malang Raya yang dinilai layak segera diperbaiki. Selain itu, aspirasi masyarakat terkait pembangunan jalan juga muncul dari warga Kedamean yang berharap adanya dukungan perbaikan infrastruktur jalan.










