Komisi E DPRD Jatim Dukung Pelatihan MTU untuk Tekan Pengangguran di Malang
Komisi E DPRD Jatim mendukung pelatihan MTU BLK Singosari bagi ibu-ibu Mergosono sebagai langkah strategis mengurangi pengangguran dan memperkuat wirausaha lokal.
MALANG — Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, menegaskan komitmennya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan ketenagakerjaan. Komitmen itu disampaikan saat menghadiri penutupan pelatihan Mobile Training Unit (MTU) Balai Latihan Kerja (BLK) Singosari, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, di Kelurahan Mergosono, Kota Malang, Selasa (02/12/2025).
Baca Selengkapnya: Pernyataan Puguh sejalan dengan konsistensi DPRD Jatim mendorong penguatan pelatihan kerja serta upaya pengurangan pengangguran
Pelatihan 18 Hari bagi Ibu-Ibu Mergosono untuk Kemandirian Ekonomi
Pelatihan MTU berlangsung selama 18 hari dan diikuti 16 ibu-ibu. Agenda ditutup dengan uji kompetensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta memperoleh keterampilan membuat aneka kue, mulai dari teknik, rasa, hingga packaging, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi.
“Program ini bagian dari advokasi dan fasilitasi yang saya lakukan sebagai bentuk dedikasi kepada masyarakat Malang Raya,” ujar Puguh.
Program berbasis MTU ini menjadi model jemput bola Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai efektif menjangkau warga yang membutuhkan peningkatan kemampuan kerja, terutama di wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka yang masih berkisar 1 juta orang.
Baca Selengkapnya: Upaya penguatan pelatihan kerja oleh pemerintah provinsi sebelumnya juga disoroti Komisi E dalam konteks dukungan anggaran dan kebijakan ketenagakerjaan
Dorong Wirausaha Rumah Tangga dan Akses Pasar
Puguh berharap keterampilan baru yang diperoleh peserta dapat menjadi modal wirausaha mandiri di rumah masing-masing. Peluang usaha ini dinilai mampu memperluas ekonomi keluarga sekaligus membuka lapangan kerja baru di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula Indra Perwana, anggota Komisi B DPRD Kota Malang yang membidangi perindustrian. Keduanya sepakat menjalin kolaborasi penyediaan saluran distribusi bagi produk peserta sehingga hasil pelatihan dapat langsung tersambung ke pasar.
“Antusias masyarakat luar biasa. Semoga ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung penguatan ekonomi lokal,” ujar Puguh, anggota Fraksi PKS DPRD Jatim.
Baca Selengkapnya: Komitmen penguatan pelatihan kerja dan wirausaha produktif juga sejalan dengan dorongan DPRD Jatim agar fasilitas pemberdayaan tenaga kerja lebih optimal
Komisi E Pastikan Pelatihan Terus Berlanjut
Puguh menegaskan bahwa program MTU serupa akan terus diperjuangkan sebagai bentuk komitmen Fraksi PKS DPRD Jawa Timur dalam menghadirkan manfaat konkret bagi warga Malang Raya, termasuk dalam penguatan ekonomi keluarga dan penurunan angka pengangguran.










