Trans Gajayana Dongkrak Mobilitas, Angkot Malang Raya Justru Diuntungkan
Trans Gajayana dinilai tidak menyingkirkan angkot, justru menghidupkan mobilitas Malang Raya. DPRD Jatim menilai sinergi antarmoda ini meningkatkan pariwisata dan aktivitas ekonomi.
Trans Gajayana Disebut Bukan Pesaing Angkot, tetapi Penggerak Mobilitas Baru
SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Siadi, menegaskan bahwa kehadiran Trans Gajayana yang baru diresmikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa tidak menjadi pesaing angkutan kota (angkot) di Malang Raya. Ia menilai, moda baru ini justru memicu peningkatan mobilitas angkot.
“Waktu hari libur beberapa waktu lalu, terpantau banyak angkot penuh dan aktivitasnya padat. Tentunya Trans Gajayana dan angkot kini saling mengisi satu sama lain,” ujarnya, Senin (01/12/2025).
Pandangan ini sejalan dengan dukungan DPRD Jatim terhadap pengembangan moda Trans Jatim di Malang Raya yang dinilai memperbaiki layanan dan mempermudah mobilitas warga.
Baca Selengkapnya: Dukungan DPRD terhadap uji coba Trans Jatim Malang Raya
Sinergi Antarmoda Dinilai Model Ideal Bagi Daerah Lain
Siadi menyebut bahwa sinergitas antara Trans Gajayana dan angkot menjadi contoh ideal integrasi antarmoda di daerah. Selain memberi kemudahan bagi penumpang, pola ini ikut menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi di Malang Raya, khususnya Kota Batu.
“Kota Batu yang menjadi andalan Malang Raya untuk sektor pariwisata tentunya akan semakin ramai untuk sektor wisatanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan pemerintah menghadirkan Trans Jatim Gajayana bukan hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menghidupkan armada angkutan serta mempermudah wisatawan menuju berbagai destinasi.
“Trans Gajayana jadi moda favorit di Malang Raya, khususnya menuju kawasan wisata,” tandasnya.
Upaya penguatan moda transportasi regional ini selaras dengan desakan DPRD Jatim agar Dinas Perhubungan meningkatkan sosialisasi layanan Trans Jatim di Malang Raya.
Baca Selengkapnya: Komisi D DPRD minta Dishub gencarkan sosialisasi
Rute, Armada, dan Antusiasme Publik Tinggi Sejak Diluncurkan
Bus Trans Jatim Koridor I Malang Raya dengan nama Trans Gajayana diluncurkan oleh Gubernur Jawa Timur pada Jumat (20/11/2025). Layanan ini melayani rute:
-
Terminal Hamidi Rusdi
-
Terminal Landungsari
-
Terminal Batu
Pada tahap awal, Dishub Jatim mengoperasikan 15 armada, terdiri dari 14 bus operasional dan 1 bus cadangan. Tujuh bus berangkat dari Terminal Hamidi Rusdi dan tujuh lainnya dari Terminal Batu.
Kehadiran Trans Gajayana mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari tingkat keterisian (load factor) yang tinggi setiap hari. Efisiensi dan penguatan moda Trans Jatim ini juga menjadi sorotan Komisi D DPRD Jatim dalam rapat-rapat sebelumnya.










