DPRD Jatim Kawal Ketat Mudik-Balik 2026, Pastikan Aman hingga Tujuan
DPRD Jatim memastikan pengawasan ketat arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026 melalui koordinasi lintas sektor demi keselamatan masyarakat.
DPRD Jatim Kawal Ketat Mudik-Balik 2026, Pastikan Aman hingga Tujuan
Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026. Berbagai langkah koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak awal Ramadan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Khusnul Arif, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian rapat kerja bersama mitra strategis, khususnya Dinas Perhubungan serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jawa Timur.
“Kami sejak Ramadan telah masif melakukan koordinasi, baik melalui rapat kerja di Surabaya maupun di daerah seperti Madiun, Kediri, hingga pengecekan langsung ke lapangan, seperti Terminal Tipe B Maospati,” ujarnya, Rabu (25/03/2026).
Pemantauan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, seperti Jember, Situbondo, hingga Malang, untuk memastikan kesiapan infrastruktur, personel, dan sarana pendukung.
Baca selengkapnya:
Infrastruktur dan Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas
Khusnul Arif mengapresiasi kinerja Dinas PU Bina Marga Jawa Timur yang dinilai bekerja optimal dalam menjaga kemantapan jalan provinsi sepanjang 1.666 kilometer dengan tingkat kemantapan lebih dari 86 persen.
Ia juga menyoroti kebijakan penghentian pekerjaan jalan pada H-7 Lebaran guna menghindari gangguan lalu lintas.
Sebanyak 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bina Marga turut menyiapkan posko siaga lengkap dengan alat berat dan sarana pendukung untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Di sektor transportasi, Dinas Perhubungan Jawa Timur memperketat aspek keselamatan melalui ramp check kendaraan umum serta tes urine bagi pengemudi, yang dilakukan di terminal, rest area, tempat wisata, dan titik keramaian lainnya.
“Koordinasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten/kota dan kepolisian harus terus diperkuat, terutama untuk rekayasa lalu lintas agar perjalanan pemudik tetap aman,” tegasnya.
Baca selengkapnya:
DPRD Jatim Minta Kesiapsiagaan Hingga Arus Balik Selesai
Meski berbagai upaya telah dilakukan, Komisi D DPRD Jatim mengingatkan pemerintah daerah agar tidak lengah. Dinamika di lapangan dinilai masih sangat mungkin terjadi sehingga kesiapsiagaan harus terus dijaga hingga arus balik selesai.
“Kami mendorong dinas terkait terus turun ke lapangan dan membuka ruang komunikasi agar potensi masalah dapat diantisipasi lebih awal,” imbuhnya.
Selain pengawasan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menghadirkan berbagai program layanan, seperti mudik gratis dari Jakarta menuju Jawa Timur, angkutan gratis ke sekitar 20 kabupaten/kota, serta layanan Trans Jatim gratis selama dua hari.
Baca selengkapnya:
-
DPRD Jatim juga menekankan pentingnya kesiapan layanan transportasi untuk mendukung kelancaran mudik
Dorong Inovasi Layanan Transportasi Berkelanjutan
Ke depan, Komisi D DPRD Jatim mendorong pemerintah provinsi untuk terus meningkatkan inovasi layanan transportasi melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, hingga pihak swasta.
“Harapannya, layanan transportasi ke depan semakin aman, nyaman, terjangkau, dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Jawa Timur,” pungkas Khusnul Arif.










