Usulan Kalangan Pesantren, Pemprov Jatim Layak Adakan Trans Jatim Pesantren
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Agung Mulyono mengusulkan program Trans Jatim Pesantren guna mendukung akses transportasi santri di kawasan Tapal Kuda dan Madura.
DPRD Jatim Usulkan Program Trans Jatim Pesantren
Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Agung Mulyono, mengatakan terdapat aspirasi dari kalangan pondok pesantren agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan layanan Trans Jatim antarpondok pesantren.
“Saat saya turun di wilayah Tapal Kuda, kalangan pondok pesantren berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat menghadirkan Trans Jatim di lingkungan pondok pesantren,” ujar politikus Partai Demokrat itu pada Senin (11/05/2026).
Agung menilai Trans Jatim saat ini telah menjadi moda transportasi favorit masyarakat Jawa Timur sehingga manfaatnya sudah selayaknya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan santri dan pondok pesantren.
“Mulai masyarakat umum hingga kalangan buruh telah merasakan dampak positif dari Trans Jatim. Ke depan, saya mengusulkan kalangan pondok pesantren atau santri juga dapat merasakannya,” jelas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur tersebut.
Agung menyebut, apabila usulan tersebut direalisasikan, kawasan Tapal Kuda dan Madura layak dijadikan daerah percontohan pengoperasian Trans Jatim Pesantren karena memiliki banyak pondok pesantren.
Menurutnya, keberadaan transportasi publik berbasis pesantren dapat membantu mobilitas santri sekaligus memperluas akses layanan transportasi umum di wilayah Jawa Timur.
Selain itu, program tersebut dinilai dapat mendukung pemerataan layanan transportasi dan penguatan konektivitas antardaerah berbasis pendidikan keagamaan.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengaku mendukung usulan pengoperasian Trans Jatim Pesantren.
“Semua itu tentu bisa terwujud apabila tersedia dukungan anggaran. Kami sepakat jika program tersebut dapat direalisasikan,” ujarnya.
Nyono menambahkan, salah satu keuntungan dari keberadaan Trans Jatim Pesantren ialah dapat menghidupkan kembali terminal tipe B yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Baca selengkapnya:
-
sorotan Komisi D DPRD Jatim terkait efisiensi anggaran dan pengembangan layanan Trans Jatim di berbagai daerah pada
-
dukungan Fraksi PDIP DPRD Jatim terhadap pengembangan Trans Jatim dengan penekanan pada subsidi dan sosialisasi layanan transportasi publik pada
-
pandangan Agung Mulyono mengenai Trans Jatim di Malang sebagai solusi transportasi publik dan pengurangan kemacetan pada










