gerbang baru nusantara

Jelang APBD Jatim 2027, DPRD Jatim Soroti Titik Rawan Kecelakaan di Magetan

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil IX Diana Sasa menyerap masukan dari Satlantas Polres Magetan terkait kebutuhan infrastruktur keselamatan jalan. Hasil koordinasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027.

Gegeh Bagus S
Kamis, 04 Juni 2026
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Dapil IX Magetan Jawa Timur Diana Sasa berkoordinasi dengan Satlantas Polres Magetan terkait keselamatan lalu lintas dan kebutuhan infrastruktur jalan sebagai bahan pembahasan APBD Jawa Timur Tahun 2027.

DPRD Jatim Serap Masukan Satlantas untuk APBD 2027

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana Sasa, melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Magetan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ade Andini, guna menyerap berbagai masukan terkait keselamatan lalu lintas dan kebutuhan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan, Kamis (04/06/2026).

Hasil pertemuan tersebut akan menjadi bahan kajian dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2027.

Dalam audiensi tersebut, Satlantas Polres Magetan menyoroti sejumlah kebutuhan mendesak yang dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di ruas jalan provinsi dan kawasan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi.

Kasatlantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, mengungkapkan bahwa peningkatan fasilitas keselamatan jalan tidak dapat lagi ditunda. Selain perbaikan kondisi jalan, kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) dan kelengkapan rambu lalu lintas di sejumlah titik juga menjadi perhatian utama.

“Beberapa kebutuhan yang dinilai cukup mendesak antara lain perbaikan kondisi jalan, penambahan penerangan jalan umum, serta kelengkapan rambu lalu lintas di sejumlah titik,” ujarnya.

PJU, Rambu, dan Traffic Light Jadi Kebutuhan Prioritas

Selain perbaikan infrastruktur jalan, Satlantas Polres Magetan juga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan Pertigaan Tinap.

Lokasi tersebut dinilai memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan kerawanan lalu lintas apabila tidak segera ditangani.

Perhatian juga diberikan pada jalur twin road dan kawasan wisata Sarangan. Kedua lokasi tersebut dinilai membutuhkan tambahan guardrail reflector atau pengaman pembatas jalan guna meminimalkan risiko kecelakaan, terutama pada jalur cepat dan medan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Isu keselamatan pengguna jalan sebelumnya juga menjadi perhatian DPRD Jawa Timur pada sejumlah ruas jalan rawan bencana dan kecelakaan di berbagai daerah.

Baca Selengkapnya:

Keselamatan Pengguna Jalan Harus Menjadi Prioritas

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Diana Sasa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berorientasi pada aspek fisik semata.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.

“Selama ini pembahasan jalan sering hanya berfokus pada pembangunan fisik. Padahal, aspek keselamatan pengguna jalan juga sangat penting. Karena itu, kami ingin mendengar langsung masukan dari pihak yang setiap hari menangani kondisi di lapangan,” kata Diana Sasa yang juga anggota Komisi D DPRD Jawa Timur.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tersebut menambahkan bahwa seluruh hasil koordinasi akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya yang memiliki kewenangan terhadap jalan provinsi dan fasilitas keselamatan lalu lintas.

Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan kepolisian dapat mempercepat penanganan titik-titik rawan kecelakaan di Magetan sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan semakin terjamin.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Karena itu, kebutuhan infrastruktur pendukung keselamatan lalu lintas yang disampaikan Satlantas akan kami dorong agar mendapat perhatian dalam perencanaan anggaran mendatang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu