Harisandi Savari Dorong Relokasi Industri ke Madura Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil 14 R. Harisandi Savari mendorong rencana relokasi industri ke Kawasan Industri Madura memprioritaskan tenaga kerja lokal, memperkuat kompetensi SDM, serta melibatkan UMKM agar manfaat investasi dirasakan masyarakat secara luas.
DPRD Jatim Sambut Positif Rencana Investasi di Kawasan Industri Madura
SURABAYA – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan 14 Pulau Madura, R. Harisandi Savari, menyambut positif rencana relokasi sejumlah pabrik asal China ke Kawasan Industri Madura di Kabupaten Bangkalan. Menurutnya, investasi tersebut dapat menjadi momentum mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi Pulau Madura apabila mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Harisandi menilai selama ini Madura memiliki potensi besar, namun masih menghadapi keterbatasan investasi berskala besar dan lapangan pekerjaan.
"Ini adalah kabar baik bagi Madura. Namun yang paling penting bukan hanya berdirinya pabrik, melainkan sejauh mana investasi tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai masyarakat Madura hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri," ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Tenaga Kerja Lokal Harus Menjadi Prioritas
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten harus memastikan perusahaan yang berinvestasi memprioritaskan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus dipersiapkan sejak dini melalui pelatihan vokasi yang melibatkan sekolah menengah kejuruan (SMK), perguruan tinggi, dan balai latihan kerja.
"Saya mendorong adanya komitmen yang jelas agar mayoritas tenaga kerja berasal dari Madura. Pemerintah juga perlu menggandeng SMK, perguruan tinggi, dan balai latihan kerja untuk menyiapkan SDM sesuai kebutuhan industri," katanya.
Baca Selengkapnya:
-
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil XIV Pulau Madura, Nur Faizin, meminta pemerintah bersama PT Pertamina segera menormalkan distribusi BBM di Pulau Madura
-
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil 14, Agus Wahyudi, meminta pemerintah segera membantu peternak ayam petelur di Madura yang menghadapi kenaikan harga pakan hingga Rp25.000 per sak
-
Anggota DPRD Jawa Timur Dapil 14 Nurul Huda ungkapkan potensi KEK Tembakau Madura dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah
Infrastruktur dan UMKM Perlu Diperkuat dan Dikawal Realisasi Investasinya
Selain penyerapan tenaga kerja, Harisandi mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, pelabuhan, pasokan listrik, air bersih, serta konektivitas logistik agar kawasan industri dapat berkembang secara berkelanjutan.
Ia juga meminta investasi yang masuk tetap memperhatikan aspek lingkungan serta membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri.
"Kita ingin industrialisasi yang inklusif. UMKM Madura harus ikut tumbuh sebagai mitra industri, bukan tersisih. Dengan begitu, efek berganda terhadap perekonomian daerah akan benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Madura, Harisandi menegaskan DPRD Jawa Timur akan mengawal proses realisasi investasi agar berjalan transparan, memberikan kepastian hukum bagi investor, sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat Madura.










