gerbang baru nusantara

Mudik Lebaran 2025, Pemudik Layak Waspada Lewat Jalur Tengkorak di Madura

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari mengatakan dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati ketika melintas di jalan nasional jalur tengkorak di wilayah Sampang Madura saat mudik lebaran 2025

Try Wahyudi
Sabtu, 15 Maret 2025
Bagikan img img img img
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari mengatakan dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati ketika melintas di jalan nasional jalur tengkorak di wilayah Sampang Madura saat mudik lebaran 2025

"Disana rawan laka lantas sehingga saya himbau untuk waspada disana, "tutur politisi PKS ini, sabtu 15 Maret 2025.

Mantan jurnalis ini lalu mengatakan terdapat tiga titik jalan raya di Sampang yang selama ini rawan kecelakaan. "Diantaranya juga jalan raya wilayah Kecamatan Jrengik, dan di sepanjang Jalan Raya Taddan Camplong,"jelas ketua Kadin Pamekasan ini.

Dibeberkan oleh dia,ada beberapa alasan diwilayah tersebut rawan laka lantas diantaranya  karena dari kondisi fisik jalan dan sarana jalan yang kurang layak "Serta lampu penerangan pada malam hari yang kurang jelas," katanya.

Para pemudik, sambung Harisandi yang melintasi wilayah rawan kecelakaan agar bisa mengurangi kecepatan dalam berkendara serta patuh terhadap rambu-rambu berlalulintas agar selamat sampai tujuan.

Sementara itu, terkait mudik lebaran 1446 H, Harisandi mengatakan kalau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) tetap menyediakan angkutan laut mudik dan balik gratis Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dari Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo menuju beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura.

"Tahun ini tetap menyediakan armada mudik dan balik gratis dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep," katanya. Sedangkan untuk moda transporasi darat, sambung dia, jumlah bus yang disediakan Pemprov Jatim untuk program ini sebanyak 100 unit dengan 17 rute dan total kuota sebanyak 4.000 kursi.

Program ini mencakup 20 kota/kabupaten tujuan mudik, termasuk Madura.

"Untuk rute dari Surabaya menuju Madura, keberangkatan akan dilakukan pada 29 Maret 2025 dengan dua unit bus," katanya. Bus akan diberangkatkan dari Kantor Dishub Provinsi Jawa Timur, dan titik akhir perjalanan di Terminal Arya Wiraraja Sumenep.

Sementara itu, bagi pemudik yang berangkat dari Jakarta ke Madura, pemberangkatan akan dilakukan pada 28 Maret 2025 dengan tujuan akhir di Sumenep."Kalau yang dari Jakarta menuju Madura, kuota untuk rute ini masih menunggu data lebih lanjut dari pihak penyelenggara,”tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu