Aktivitas Pemudik Kereta Api di Malang Raya Masih Tinggi H+2 Lebaran 2026
DPRD Jatim mencatat lebih dari 8.000 penumpang memadati stasiun di Malang Raya pada H+2 Lebaran 2026, menunjukkan arus mudik masih tinggi.
Aktivitas Pemudik Kereta Api di Malang Raya Masih Tinggi H+2 Lebaran 2026
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mengungkapkan bahwa pada H+2 Lebaran 2026, sebanyak 8.172 penumpang diproyeksikan memadati stasiun di wilayah Malang Raya.
“Angka tersebut terdiri dari 3.938 penumpang berangkat dan 4.234 penumpang datang,” ujar Dewanti Rumpoko, Minggu (22/03/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut menyebutkan bahwa aktivitas perjalanan masyarakat, baik yang masuk maupun keluar Malang Raya, masih tergolong tinggi pada periode arus balik Lebaran.
Baca selengkapnya:
Prediksi Penumpang Terus Meningkat Selama Arus Balik
Dewanti yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu) memprediksi jumlah penumpang akan terus bertambah.
Ia mengaku memperoleh informasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) bahwa aktivitas perjalanan pada H+2 Lebaran masih tinggi, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.
“Saya mendapat informasi dari pihak PT KAI bahwa pada H+2 Lebaran ini aktivitas perjalanan masyarakat masih tinggi, baik yang masuk maupun keluar dari Malang Raya,” tuturnya.
Baca selengkapnya:
Total Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Capai Ratusan Ribu
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya di wilayah Malang Raya diproyeksikan melayani 156.952 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 80.257 penumpang berangkat dan 76.695 penumpang datang.
Stasiun Malang menjadi yang paling sibuk dengan total 81.219 penumpang. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.787 penumpang dan Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 5.227 penumpang. Sementara itu, Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung secara total melayani 2.699 penumpang.
Baca selengkapnya:










