Reses di Surabaya, Yordan Batara Goa Dorong Karang Taruna Perkuat Kewirausahaan Pemuda
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Yordan Batara Goa berdialog dengan masyarakat saat kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, Yordan mendorong Karang Taruna mengambil peran sebagai pendamping kewirausahaan pemuda sekaligus menyerap aspirasi terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Aspirasi Kepemudaan Dominasi Dialog Bersama Warga
SURABAYA – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Yordan Batara Goa mendorong Karang Taruna mengambil peran lebih besar dalam membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Jalan Pogot Baru, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Selasa (28/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Karang Taruna menyampaikan aspirasi mengenai dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, khususnya penguatan program pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda.
Karang Taruna Didorong Menjadi Pendamping Wirausaha
Yordan mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memiliki berbagai program pemberdayaan kewirausahaan bagi pemuda. Karena itu, Karang Taruna diharapkan dapat berperan sebagai pendamping agar pelaku usaha muda mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
"Kami berharap Karang Taruna ini menjadi mentor pendamping. Sehingga usaha yang dilakukan anak-anak muda ini bisa berhasil. Ketika mereka saling menguatkan, membantu, dan mendukung, usaha tersebut tidak akan berhenti di tengah jalan," ujarnya.
Menurut Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh bantuan pemerintah, tetapi juga oleh pendampingan dan kolaborasi antarpelaku usaha.
Menanggapi persoalan permodalan yang sering dihadapi pelaku usaha baru, Yordan menjelaskan bahwa akses pembiayaan dapat diperoleh melalui sejumlah lembaga keuangan, termasuk bank milik pemerintah daerah.
Namun demikian, ia menilai tantangan terbesar dalam membangun usaha bukan semata-mata modal, melainkan pola pikir (mindset) dan semangat untuk terus berkembang.
"Soal utama itu adalah mindset, kemauan untuk maju. Kalau dilakukan secara berkelompok, mereka bisa saling mengingatkan dan mendukung. Nah, kita mendorong Karang Taruna mengambil peran itu," tegasnya.
Warga Usulkan Optimalisasi Balai RW
Selain aspirasi dari kalangan pemuda, Yordan juga menerima berbagai usulan dari kelompok perempuan dan kader PKK.
Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah optimalisasi Balai RW sebagai pusat kegiatan masyarakat, mulai dari pelatihan ekonomi kreatif, pelayanan bagi lansia, hingga kegiatan penghijauan lingkungan.
Menurutnya, berbagai usulan tersebut akan diupayakan melalui sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di antaranya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Baca Selengkapnya:
-
Warga Manukan Sampaikan Uneg-Uneg tentang UMKM ke Rasiyo DPRD Jatim
-
Lilik DPRD Jatim Tampung Aspirasi Warga Kenjeran tentang Penambahan SMA/K Negeri
-
DPRD Jatim Dukung Pendidikan Kewirausahaan untuk Tekan Pengangguran
Dukung Sinergi dengan Program Koperasi Merah Putih
Dalam dialog tersebut juga mengemuka peluang kolaborasi dengan Program Koperasi Merah Putih untuk memperkuat pelaku UMKM.
Yordan menyatakan mendukung sinergi tersebut selama sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
"Kalau dimungkinkan untuk kolaborasi, itu tentu sangat baik. Karena itu program pemerintah yang sudah ada dasar hukum dan perencanaannya. Meskipun masih ada kendala di lapangan, semangat kolaborasinya tetap harus didorong demi menggerakkan ekonomi warga," pungkasnya.










